60 WNI berada di kapal pesiar dengan penumpang terjangkit COVID-19

60 WNI berada di kapal pesiar dengan penumpang terjangkit COVID-19

Sejumlah ambulan meninggalkan kapal pesiar Diamond Princess yang sebagian penumpangnya terpapar virus corona COVID-19 di pelabuhan Daikoku Yokohama, Jepang, Selasa (18/2/2020). ANTARA/REUTERS/Yoshio Tsunoda/aa. (REUTERS/AFLO/Yoshio Tsunoda)

Jakarta (ANTARA) - Sebanyak 60 warga negara Indonesia (WNI) diketahui bekerja sebagai kru kapal pesiar Costa Luminosa yang berlabuh di Marseille, Prancis, setelah beberapa penumpangnya dinyatakan positif terjangkit COVID-19.

Menurut Duta Besar RI untuk Prancis Arrmanatha Nasir, secara umum 60 WNI di kapal berbendera Italia dalam kondisi baik.

“Pagi ini saya sudah bicara dengan salah satu kru WNI. Terdapat 60 kru WNI yang bekerja di kapal tersebut. Secara umum sebagian besar mereka dalam keadaan baik,” kata Arrmanatha melalui pesan singkat, Jumat.

Pada Kamis (19/3), otoritas kesehatan Marseille naik ke kapal untuk melakukan pemeriksaan kesehatan.

“Belum ada informasi resmi terkait apakah ada kasus positif COVID-19 (pada WNI, red),” ujar Arrmanatha.

Sebagian penumpang yang memang sudah berencana melanjutkan perjalanan pulang melalui pesawat dari Marseille, kemarin telah turun dari kapal.

Sementara itu, penumpang yang masih berada di atas kapal diminta untuk tetap berada di kamar masing-masing.

“Ada kemungkinan siang ini atau besok pagi kapal akan menuju Savona, Italia,” tutur Arrmanatha.

Kapal The Costa Luminosa berlabuh di Marseille pada Kamis sekitar pukul 10.00 waktu setempat. Arrmanatha menjanjikan untuk terus memantau perkembangan situasi terkait COVID-19 di kapal tersebut.

Baca juga: Prancis, Inggris laporkan lonjakan kematian akibat COVID-19

Baca juga: RI minta perlindungan bagi WNI kru Grand Princess yang tertahan di AS


Pewarta: Yashinta Difa Pramudyani
Editor: Yuni Arisandy Sinaga
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Pelanggaran HAM hingga eksploitasi ekonomi hantui ABK WNI

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar