Tanggulangi COVID-19, pimpinan DPR didesak bentuk tim pengawas

Tanggulangi COVID-19, pimpinan DPR didesak bentuk tim pengawas

Anggota Komisi III DPR RI HM Nasir Djamil. (ANTARA/M Haris SA/aa)

Pembentukan tim pengawas ini merupakan konsekuensi fungsi DPR dan tanggung jawab moral sebagai wakil rakyat
Jakarta (ANTARA) - Anggota Komisi III DPR RI, M Nasir Djamil mendesak pimpinan DPR RI agar membentuk tim pengawas untuk memastikan gugus tugas yang dibentuk pemerintah dalam menanggulangi penyebaran Virus Corona jenis baru (COVID-19) berjalan efektif.

"Pembentukan tim pengawas ini merupakan konsekuensi fungsi DPR dan tanggung jawab moral sebagai wakil rakyat," kata Nasir Djamil dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Jumat.

Nasir berharap tim pengawas bisa terbentuk pada masa sidang ke depan ini, mengingat semakin hari situasi di Indonesia makin memburuk akibat lambatnya kewaspadaan serta penanganan sebaran.
Baca juga: Puan apresiasi peran dokter-tenaga kesehatan tanggani COVID-19

Data hingga Jumat telah ada 32 warga yang meninggal, dan 369 yang terinfeksi COVID-19.

Menurutnya, tim ini nantinya terdiri dari lintas fraksi dan komisi serta dipimpin oleh salah seorang pimpinan DPR, sehingga diharapkan anggota dewan yang mengisi tim tersebut, berasal dari seluruh komisi.

Begitu pun pimpinan DPR bisa mengusulkan kepada fraksi agar mengirim anggotanya yang bertugas dan terkait dengan dampak Virus Corona, misalnya komisi ekonomi, dan keuangan, kesehatan dan tenaga kerja, pemerintahan dalam negeri dan luar negeri, serta komisi hukum.

"Tim pengawas ini diharapkan mengawasi kebijakan dan realisasi di lapangan. DPR ingin pandemi Corona ini bisa diselesaikan dalam waktu yang tidak lama," ujar Nasir.

Ia mengaku sejak dirinya menjadi anggota DPR, telah banyak dibentuk tim pengawasan. Pembentukan itu sangat dibutuhkan agar pemerintah bisa sukses menjalankan kebijakannya.
Baca juga: DPR: Pemerintah percepat penanganan COVID-19

Tentu saja pola kerja tim pengawas ini akan berbeda dengan tim pengawas serupa yang pernah dibentuk, mengingat daya rusak Virus Corona yang tidak terlihat secara cepat, katanya pula.

"Kita yakin tidak ada yang tahu sampai kapan pandemi Corona ini akan berakhir. Karena itu, tim pengawas yang akan dibentuk oleh DPR sesuatu yang penting dan mendesak diwujudkan. Tim pengawas DPR ini hadir untuk mengawasi dan membantu pemerintah dalam melawan dan mengakhiri Virus Corona. Harus ada kolaborasi antara doa dan kerja keras semua lembaga negara," kata politisi asal Aceh itu pula.

Pewarta: Syaiful Hakim
Editor: Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Sebanyak 84 tenaga medis RSUD Jayapura positif COVID-19

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar