Pemkab Sidoarjo marathon semprot tempat ibadah

Pemkab Sidoarjo marathon semprot tempat ibadah

Penyemprotan sarana tempat ibadah di Sidoarjo (ANTARA/HO-Pemkab Sidoarjo/IS)

Kami dalam hal ini sangat bersungguh-sungguh melindungi masyarakat
Sidoarjo (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Sidoarjo Jawa Timur secara marathon melaksanakan penyemprotan cairan disinfektan tempat ibadah di kabupaten setempat sebagai upaya mengantisipasi penyebaran virus corona penyebab COVID-19.

Wakil Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin dikonfirmasi di Sidoarjo, Jumat mengatakan, setelah sebelumnya dilakukan penyemprotan di masjid, kini penyemprotan dilakukan di gereja dan juga klenteng yang ada di Kabupaten Sidoarjo.

"Terdapat empat gereja dan satu klenteng yang menjadi sasarannya. Salah satunya Gereja Santa Maria Annuntiata Jalan Monginsidi Sidoarjo," katanya di Sidoarjo.

Ia mengemukakan, penyemprotan disinfektan di gereja tersebut sebagai pencegahan penyebaran virus corona atau COVID-19.

Baca juga: JK: PMI siap semprot disinfektan seluruh penjara di Indonesia

"Salah satunya melalui kegiatan penyemprotan cairan disinfektan di berbagai tempat. Tempat umum maupun tempat ibadah menjadi sasarannya," katanya.

Ia mengatakan, Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo telah menyediakan bahan dan peralatan penyemprotan disinfektan. Seluruh Puskesmas yang ada akan melakukan penyemprotan di wilayahnya masing-masing.

"Kami dalam hal ini sangat bersungguh-sungguh melindungi masyarakat, khususnya ditempat publik untuk menyemprot disinfektan sehingga nantinya tempat-tempat umum, tempat ibadah betul-betul steril," ucapnya.

Wabup berharap, permasalahan virus corona yang terjadi dapat menjadi perhatian semua pihak dan seluruh elemen masyarakat diharapkan dapat mengantisipasi penyebaran virus tersebut.

"Masyarakat diharapkan ikut mendukung langkah pemerintah membendung penyebaran virus tersebut," katanya.

Oleh karena itu, kata dia, masyarakat diharapkan kooperatif mengikuti anjuran dan Standar Operasional Prosedur (SOP) pemerintah untuk memutus rantai penyebaran virus corona. Pemerintah berharap dengan dukungan masyarakat seperti itu target 14 hari masa inkubasi pencegahan penyebaran virus corona dapat terlaksana.

"Antisipasi penyebaran virus corona ini diharapkan betul-betul menjadi atensi semua pihak, khususnya masyarakat. Kalau kita tidak didukung oleh masyarakat sedangkan Forkopimda sudah bekerja keras maka hasilnya juga tidak maksimal," ujarnya.

Kepala Dinas Kesehatan Sidoarjo, Syaf Satriawarman mengatakan penyemprotan cairan disinfektan kali ini dilakukan di lima tempat ibadah.

"Di antaranya Gereja Santa Maria Annuntiata, GPIB Sidoarjo, GKI Sidoarjo, Gereja Mawar Sharon Sidoarjo serta Klenteng Tri Dharma Sidoarjo," katanya.

Ia mengatakan, penyemprotan juga dilakukan di dua tempat pelayanan pemerintah yakni di Gedung DPRD Sidoarjo dan Mal Pelayanan Publik Jalan Lingkar Timur.

"Ada lima tim dari Dinas Kesehatan Sidoarjo yang diterjunkan. Mereka akan menyebar ditempat yang ditargetkan hari ini," katanya.

Sementara itu Kepala Paroki Santa Maria Annuntiata Romo Harjanto mengatakan pencegahan penyebaran virus corona sudah dilakukan sepekan yang lalu.

"Hal tersebut atas perintah gereja Katolik Keuskupan Surabaya sebagai pusatnya. Gereja pusat menginginkan agar gereja tetap menyelenggarakan ibadah namun harus menjaga kebersihannya," katanya.

Baca juga: Tim epidemiologi Dinkes sterilisasi Lembaga Pemasyarakatan Tulungagung

Pewarta: Indra Setiawan
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Malang bersiap Normal Baru, Sekda Jatim pastikan kesiapan

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar