14 warga Singkawang jalani karantina mandiri

14 warga Singkawang jalani karantina mandiri

Wali Kota Singkawang dan Dandim 1202/Skw melakukan penyemprotan Disinfektan di Vihara Bumi Raya Singkawang, Minggu (Rudi)

antisipasi banyaknya warga Singkawang yang berjualan di Serikin Malaysia
Pontianak (ANTARA) - Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie meminta kepada 14 orang bagian dari 40 orang warga yang baru sepekan pulang dari Serikin, Malaysia untuk menjalani karantina mandiri.

"Meminta kepada 14 orang yang sudah diperiksa untuk melakukan karantina mandiri di rumahnya masing-masing selama 14 hari," kata Tjhai Chui Mie didampingi Kapolres Singkawang, AKBP Prasetiyo Adhi Wibowo, Minggu, usai memantau kondisi kesehatan warga. 

Pemantauan ini dikarenakan adanya laporan dari Anggota DPRD Singkawang, Muhammadin yang menyebutkan adanya  40  warga Singkawang yang baru pulang dari Serikin Malaysia, kata Tjhai Chui Mie.

Sehingga, dirinya langsung mendatangkan tim medis dari Polres Singkawang dan Puskesmas untuk melakukan pengecekan terhadap kesehatan mereka.

"Namun dari 40 orang yang baru pulang dari Serikin ini, yang baru terkumpul dan diperiksa, Minggu ini baru sebanyak 14 orang. Saya harap kepada Bapak Muhammadin dapat mengumpulkan sisanya besok untuk langsung dibawa ke Puskesmas guna melakukan pengecekan awal terhadap masyarakat kita yang baru pulang dari Serikin," ujarnya.

"Meski pada pemeriksaan hari ini mereka tidak demam, hanya mengalami sedikit batuk dan pilek. Kita akan lihat perkembangannya dan akan kita informasikan kembali kepada masyarakat," ungkapnya.

Baca juga: Wali Kota Singkawang keluarkan status KLB COVID-19

Baca juga: Kondisi pasien RSUD Singkawang yang diduga corona semakin membaik

Baca juga: Tiga warga Kalbar terindikasi COVID-19 masuk kategori dalam pengawasan


Anggota DPRD Singkawang, Muhammadin membenarkan banyak warga Singkawang yang berjualan di Serikin Malaysia.

"Mereka biasa berangkat Jumat, kemudian Sabtu dan Minggu berjualan di Serikin dan kontak langsung di Malaysia," katanya.

Saat pulang ke Singkawang, mereka mengeluh demam, batuk dan pilek. Kemudian, mereka dikumpulkan untuk diperiksakan ke tim medis.

"Hasil pemeriksaan, mereka dianjurkan untuk melakukan karantina mandiri di rumahnya masing-masing," ujarnya.

Selama karantina, mereka tidak boleh keluar rumah selama 14 hari. Mengingat mereka baru pulang dari Serikin satu pekan yang lalu.

"Kita lihat perkembangannya lah selama 14 hari nanti," ungkapnya.

Untuk warga lainnya yang belum diperiksa, diharapkan besok bisa memeriksakan diri ke Puskesmas.

"Karena ada sekitar 47 orang yang biasa berjualan ke Serikin. Artinya, selain pemerintah yang aktif, masyarakat juga harus bisa aktif agar penularan COVID-19 dapat dicegah sedini mungkin," jelasnya.

Pewarta: Rendra Oxtora
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Antisipasi penyebaran COVID-19, RSUD Soedarso Pontianak siapkan tenda darurat

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar