Laporan dari Kuala Lumpur

Februari ke Indonesia, pasien COVID-19 di Malaysia meninggal

Februari ke Indonesia, pasien COVID-19 di Malaysia meninggal

Tentara berjaga di jalanan Kuala Lumpur saat wabah COVID-19 merebak di Malaysia, Minggu (22/3/2020). Angkatan Tentara Malaysia ditugaskan membantu Kepolisian Diraja Malaysia dalam menegakkan "lockdown" guna meredam penularan wabah COVID-19. ANTARA FOTO/REUTERS/Lim Huey Teng/pras.

KUALA LUMPUR (ANTARA) - Dirjen Kesehatan Malaysia Dr Noor Hisham Abdullah mengatakan jumlah kumulatif kematian akibat virus corona COVID-19 di Malaysia menjadi 11 setelah satu pasien, yang berkunjung ke Indonesia pada Februari 2020, meninggal. 

"Dukacita disampaikan,  terdapat satu lagi penambahan kasus kematian sebagaimana telah dilaporkan kepada Crisis Preparedness and Response Centre (CPRC) Kebangsaan," kata Noor Hisham di Putrajaya, Senin.

Kematian pasien kesebelas itu, atau yang diidentifikasi sebagai kasus ke-1070, ujar dia, merupakan seorang warganegara Malaysia berusia 70 tahun dengan latar belakang penyakit kronik.

"Beliau mempunyai sejarah perjalanan ke Indonesia pada Februari 2020. Kementerian Kesehatan Malaysia (KKM) juga diinformasikan bahwa dia merupakan ketua surau kawasan setempat beliau," katanya.

Pasien tersebut mulai menunjukkan gejala seminggu sebelum dibawa ke Hospital Canselor Tuanku Muhriz UKM pada 18 Maret 2020.

"Beliau dipastikan positif COVID-19 pada 19 Maret 2020 dan diberi bantuan pernapasan di Unit Rawatan Rapi (ICU). Kesehatannya merosot hari demi hari dan dinyatakan meninggal dunia pada 22 Maret 2020 jam 21.05 malam," katanya.


Baca juga: Kematian akibat Covid-19 di Malaysia jadi 10 orang

Baca juga: Seorang dokter di Malaysia meninggal karena COVID-19

Baca juga: Malaysia kerahkan pasukan untuk tegakkan pembatasan terkait virus


 

Pelabuhan Internasional Batam Centre H-1 'lockdown' di Malaysia

Pewarta: Agus Setiawan
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar