Phapros salurkan vitamin dan hand sanitizer untuk cegah COVID-19

Phapros salurkan vitamin dan hand sanitizer untuk cegah COVID-19

Direktur Utama PT Phapros Tbk Barokah Sri Utami menyalurkan bantuan berupa multivitamin dan hand sanitizer kepada Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah untuk mencegah penularan COVID-19 di wilayah tersebut. (ANTARA/HO-Phapros)

Bantuan ini kami salurkan langsung ke Dinkes Jateng agar kemudian diserahkan kepada masyarakat dalam rangka mengantisipasi penyebaran COVID-19
Jakarta (ANTARA) - Perusahaan farmasi PT Phapros Tbk menyalurkan bantuan berupa multivitamin dan hand sanitizer kepada Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah untuk mencegah penularan COVID-19 di wilayah tersebut.

Dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin, anak perusahaan PT Kimia Farma Tbk itu memberikan bantuan berupa 100 dus multivitamin produksi Phapros, Becefort dan 100 liter hand sanitizer.

"Bantuan ini kami salurkan langsung ke Dinkes Jateng agar kemudian diserahkan kepada masyarakat dalam rangka mengantisipasi penyebaran COVID-19,” kata Direktur Utama PT Phapros Tbk Barokah Sri Utami.

Menurut wanita yang akrab dipanggi Emmy itu, saat ini hand sanitizer dan multivitamin merupakan barang yang paling dicari oleh masyarakat. Oleh karena itu, pihaknya berusaha memenuhi kebutuhan kesehatan masyarakat agar terhindar dari penularan COVID-19.

Emmy juga menuturkan, meski kini COVID-19 tengah mewabah di Indonesia, namun pihaknya memastikan bahwa kegiatan operasional di pabrik Phapros yang terletak di kawasan Simongan, Semarang, Jawa Tengah berlangsung normal.

"Kami telah memiliki protokol khusus pencegahan COVID-19 di lingkungan perusahaan. Khusus bagi karyawan kami terapkan work from home (WFH) secara terstruktur. Sedangkan, proses bisnis kami di pabrik tetap berjalan normal. Kami masih memproduksi kebutuhan obat-obatan dan multivitamin. Kami juga memfasilitasi karyawan dengan pemberian vaksin influenza, vitamin, hand sanitizer, dan masker guna meminimalkan risiko penularan," ujarnya.

Direktur Keuangan, SDM dan Umum Phapros Heru Marsono mengatakan, perusahaan juga telah melakukan sosialisasi kepada karyawan dan pemangku kepentingan untuk menerapkan "social distancing", tidak bepergian ke luar rumah kecuali jika ada kebutuhan mendesak serta menjaga imunitas tubuh dengan menjaga pola hidup sehat, olahraga yang teratur, rajin mencuci tangan terutama setelah mengunjugi area publik, menghindari stress dan minuman beralkohol, serta mengonsumsi makanan yang bergizi.

Di sisi lain, Kepala Dinas Kesehatan Propinsi Jawa Tengah, Yulianto Prabowo yang menerima langsung bantuan tersebut dan disaksikan oleh Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, mengatakan pihaknya mengapresiasi bantuan yang diberikan oleh Phapros.

"Kami berterima kasih atas bantuan yang diberikan. Bantuan berupa multivitamin dan hand sanitizer ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat di tengah terbatasnya persediaan produk tersebut di pasaran,” ujarnya.

Hingga Minggu (22/3) total kasus COVID-19 di Jawa Tengah menjadi 14 kasus, 3 orang diantaranya meninggal dunia. Berdasarkan data tersebut, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo terus mengimbau agar kepala daerah terdampak COVID-19 baik itu Bupati atau Walikota dan jajarannya bisa bergerak untuk melakukan pelacakan pasien dan mengampanyekan pola hidup bersih dan sehat (PHBS).

Baca juga: Jelang tutup tahun, anak usaha Phapros lakukan ekspor ke Myanmar

Baca juga: Phapros perluas pasar ekspor ke Peru

Baca juga: Kembangkan produk herbal baru, Phapros siap menjadi pemain utama di Fitofarmaka

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Pemerintah tambah stok obat antivirus sebanyak 480 ribu

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar