Tanggul Sungai Bendo Krosok jebol membuat puluhan rumah kebanjiran

Tanggul Sungai Bendo Krosok jebol membuat puluhan rumah kebanjiran

Petugas BPBD Kabupaten Kediri saat survei di lokasi kompleks perumahan yang banjir, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Senin (23/3/2020). ANTARA/HO-BPBD Kabupaten Kediri

sampai Senin air masih menggenangi perumahan
Kediri (ANTARA) - Tanggul Sungai Bendo Krosok, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri jebol sepanjang 30 meter pada Minggu (22/3) malam sehingga menyebabkan banjir menggenangi puluhan rumah, kata Koordinator Unit Reaksi Cepat (URC) BPBD Kabupaten Kediri Windoko.

"Terjadi bencana banjir yang diakibatkan tanggul Sungai Bendo Krosok di Dusun Geneng, Desa Maron, Kecamatan Banyakan, jebol Ini mengakibatkan luapan sungai masuk Perumahan Asabri di Desa Ngeblak, Banyakan, sampai Senin, air masih menggenangi perumahan," katanya di Kediri, Senin.

Ia mengatakan, banjir cukup tinggi menggenangi rumah warga di kompleks Perumahan Asabri, dengan ketinggian banjir awalnya hingga dada orang dewasa, dan sampai Senin ini masih tergenang sekitar pinggang orang dewasa.

Baca juga: Banjir landa Desa Parang Kabupaten Kediri
Baca juga: BPBD Kabupaten Kediri tangani tanggul jebol akibat banjir


Di kompleks perumahan tersebut, ada sekitar 31 kepala keluarga (KK) dengan jumlah 87 orang. Warga ada yang mengungsi ke lokasi yang lebih aman, namun beberapa di antara mereka ada yang masih tinggal di perumahan. Ada warga yang bertahan di perumahan, delapan KK dengan delapan orang. Untuk warga yang dievakuasi ada sebanyak 23 KK dengan jumlah 23 orang.

Pihaknya menyebut, evakuasi dengan perahu dilakukan pada Senin dini hari, karena air yang semakin tinggi khususnya pada warga yang rumahnya terendam .setinggi dada orang dewasa. Sebagian terkena banjir parah karena rumah mereka berada di sekitar cekungan.

"Ada sekitar delapan orang yang bertahan, karena posisi rumah mereka banjirnya tidak terlalu tinggi. Rumahnya juga lantai dua, sehingga mereka menegaskan untuk bertahan," kata dia.

​​​​​​​BPBD Kabupaten Kediri akan melakukan pendataan nilai kerugian akibat banjir, menunggu air surut.

Ia menjelaskan, proses perbaikan akan dilakukan dengan karung yang diisi dengan pasir atau tanah dan ditumpuk. Nantinya, warga juga akan dilibatkan untuk kerja bakti, sehingga proses perbaikan tanggul jebol secara darurat bisa dilakukan. 

Baca juga: BPBD Kabupaten Kediri-Jatim pasang penahan air di tanggul jebol
Baca juga: BPBD tangani tanggul jebol rendam rumah di Kabupaten Kediri-Jatim

 

Pewarta: Asmaul Chusna
Editor: Budhi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar