Maskapai domestik batasi penerbangan ke Aceh akibat COVID-19

Maskapai domestik batasi penerbangan ke Aceh akibat COVID-19

Ilustrasi maskapai Garuda Indonesia terparkir di Bandara Sultan Iskandar Muda Blang Bintang, Aceh. Dok.ANTARA

Terkait penerbangan internasional, memang sementara ini akibat di Malaysia berlakukan penghentian hingga akhir bulan
Banda Aceh (ANTARA) - PT Angkasa Pura II (Persero) Cabang Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) Blang Bintang di Aceh Besar menyebut, maskapai domestik membatasi penerbangan ke Aceh akibat pencegahan wabah virus corona atau COVID-19 di provinsi tersebut.

"Kurang lebih, masih ada enam penerbangan lagi yang masih beroperasi penerbangan domestik," tegas Executive General Manager Kantor Cabang Bandara Sultan Iskandar Muda, Indra Gunawan di Banda Aceh, Senin.

Ia merinci, keenam penerbangan domestik itu di antaranya tujuan ke Medan melalui Bandara Kualanamu di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara yang dilayani dua maskapai, yakni Citilink dan Lion Air.

Sedangkan empat penerbangan lagi tujuan ke Jakarta melalui Bandara Soekarno-Hatta di Tanggerang, Banten yang dilayani oleh tiga maskapai, yakni Lion Air dua kali, Garuda Indonesia dan Batik Air masing-masing satu kali.

"Keenam penerbangan itu, lepas landas dan pendaratan. Kalau totalnya, ada 12 kali pergerakan pesawat baik dari dan ke Aceh," terangnya.

Ia melanjutkan, maskapai asing mengambil kebijakan untuk sementara ini menghentikan kegiatan operasional rute internasional di dua kota, yakni Kuala Lumpur dan Penang di Malaysia hingga tanggal 31 Maret 2020.

Data terakhir pihaknya menyebut, maskapai AirAsia memiliki rute Kuala Lumpur-Banda Aceh telah membatalkan sementara dari tanggal 19 Maret sampai 31 Maret 2020, dan Firefly rute Penang-Banda Aceh dari 23 Maret sampai 30 Maret 2020.

"Terkait penerbangan internasional, memang sementara ini akibat di Malaysia berlakukan penghentian hingga akhir bulan," kata dia.

"Kalau penumpang maskapai yang jelas di bawah 2.400 orang per hari, bila dibanding kondisi normal di tahun 2019 dari rata-rata tercatat 3.400 orang per hari," ujar Indra.

Baca juga: Pemkot Banda Aceh tutup tempat keramaian, cegah wabah corona
Baca juga: Legislator desak pemerintah tetapkan RS rujukan COVID-19 di barat Aceh

Pewarta: Muhammad Said
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Dirujuk, dua pasien COVID-19 asal Simeulue seberangi lautan

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar