Warga bisa pelajari keahlian baru saat pandemi dengan Kartu Prakerja

Warga bisa pelajari keahlian baru saat pandemi dengan Kartu Prakerja

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (kanan). ANTARA/HO-Dok pri

menjadi solusi bagi masyarakat yang ingin mendapatkan keahlian baru
Jakarta (ANTARA) - Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan masyarakat bisa mempelajari keahlian baru saat pandemi global virus COVID-19 melalui Kartu Prakerja.

"Melalui kartu ini, dapat menjadi solusi bagi masyarakat yang ingin mendapatkan keahlian baru, meningkatkan kapasitasnya maupun mempelajari bidang baru," ujar Airlangga dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin.

Melalui proram tersebut, lanjut Airlangga, diharapkan dapat membantu dua juta tenaga kerja untuk meningkatkan keterampilan melalui pelatihan dalam jaringan (daring) dan luar jaringan (luring).

Salah satu perusahaan pembelajaran daring yang ditunjuk yakni Pintaria. Pintaria merupakan portal pembelajaran berkelanjutan yang dikembangkan oleh HarukaEDU. Perusahaan itu bekerja sama dengan sejumlah universitas dan lembaga pelatihan terpercaya, Pintaria menyediakan berbagai macam program kuliah dan kursus, baik daring, luring, maupun campuran.

Baca juga: Dukung Kartu Prakerja, Telkom hadirkan aplikasi Pijar Mahir
Baca juga: LinkAja resmi menjadi mitra pembayaran resmi Kartu Prakerja


Salah satu pendiri Pintaria, Dr Gerald Ariff, mengatakan pihaknya bangga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam membangun kualitas sumber daya manusia melalui program Kartu Prakerja.

Masyarakat dapat memilih pelatihan yang tepat sesuai dengan potensi atau kebutuhannya.

"Kami menyadari bahwa akan ada ratusan bahkan ribuan program pelatihan yang ditawarkan, karena ini merupakan kesempatan untuk mengikuti pelatihan. Ini hanya diberikan seumur hidup sekali, sangat penting bagi peserta untuk mengikuti program pelatihan yang tepat. Kami akan fokus dalam membantu peserta memutuskan pilihannya," terang Gerald.

Baca juga: Kemenaker sosialisasikan Program Kartu Prakerja di Jawa Tengah
Baca juga: Pemerintah pastikan kartu prakerja untuk tingkatkan kompetensi


Selain itu, pengguna juga bisa mendapatkan rekomendasi berdasarkan kategori pekerjaan yang diminati atau lowongan pekerjaan yang tersedia serta lokasi pengguna.

Kemudian, sistem pembelajaran yang digunakan untuk pelaksanaan pelatihan daring, luring, dan campuran, sehingga memudahkan pengguna dan lembaga pelatihan untuk menjalankan dan memonitor pelaksanaan pelatihan.

Kategori pelatihan yang tersedia, mencakup pelatihan populer seperti Bahasa Inggris, Kewirausahaan, Digital Marketing, Pemograman, Sales, Kuliner, Kecantikan, Public Speaking, dan lain sebagainya.

Baca juga: Pemerintah libatkan "start-up" beri pelatihan penerima kartu pra kerja
Baca juga: Harapan Menaker, kartu prakerja dongkrak pertumbuhan ekonomi
Baca juga: Jokowi telah tandatangani Perpres Pengembangan Kompetensi Kerja

Pewarta: Indriani
Editor: Budhi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar