Jakarta (ANTARA) - Wakil Wali Kota Jakarta Selatan Isnawa Adji
mengajak peran masyarakat dan dunia usaha  berkontribusi dalam upaya-upaya penanganan wabah virus corona (COVID-19) bersama pemerintah.

"Karena keterbatasan peralatan, Pemerintah Kota Jakarta Selatan menggalang dukungan bantuan dalam menangani wabah virus coron," kata Isnawa dalam keterangan tertulisnya yang diterima ANTARA di Jakarta, Senin.

Isnawa mengatakan, bantuan yang dibutuhkan seperti VTM (virus transport media) yang digunakan untuk pemeriksaan SWAP atau usap tenggorokan di laboratorium, alat pelindung diri (APD) atau Hazmat.

"Sebagai ilustrasi RSUD Pasar Minggu butuh kira-kira membutuhkan APD 15 hingga 20 set perhari," katanya.

Kemudian, lanjut dia, bantuan lainnya yang dibutuhkan seperti masker N95 untuk petugas yang merawat pasien dan masker bedah (masker yang biasa dipakai hari-hari).

Ia mengatakan masker bedah selain untuk kebutuhan rumah sakit, Puskesmas dan klinik, juga untuk kebutuhan masyarakat. "Seandainya rekan dan sahabat ingin membantu bisa koordinasi dengan Pemkot Jaksel," kata Isnawa.
Baca juga: Pemprov DKI minta masyarakat tetap di rumah untuk hindari COVID-19

Sebagai Ketua Gugus Tugas Pecepatan Penanganan COVID-19 di Jakarta Selatan, Isnawa menyebutkan, Jakarta Selatan diketahui sebagai daerah dengan tingkat pademi tertinggi di Indonesia.

Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Jakarta Selatan, lanjut Isnawa, melakukan upaya penanganan COVID-19 salah satunya adalah melakukan sosialisasi dan mengingatkan warga tentang pentingnya berprilaku hidup bersih.

Mengajak warga melakukan upaya-upaya "social distancing", yakni melakukan pembatasan sosial, menjaga jarak, lebih banyak beraktivitas di rumah, mengurangi aktivitas yang tidak penting di luar rumah.

"Melakukan upaya-upaya penyemprotan disinfektan di lokasi-lokasi yang rawan penyebaran COVID-19 di 65 kelurahan yang ada di Jakarta Selatan," kata Isnawa.

Baca juga: RSUD Koja rawat empat PDP COVID-19

Isnawa mengatakan  hari ini Pemkot Jakarta Selatan mendapatkan bantuan 50 "sprayer" atau alat penyemprot disinfektan dari para pengusaha, filantropi yang berawal dari berbagai wilayah.

"Kami berterima kasih kepada filantropi, donatur dan dermawan yang telah membantu gugus tugas dalam percepatan penanganan COVID-19 Jakarta Selatan," kata Isnawa.

Isnawa mengatakan, bantuan alat disinfeksi akan disalurkan melalui kelurahan-kelurahan untuk dilakukan penyemprotan di tempat-tempat umum, sekolah, tempat ibadah dan lainnya sebagai upaya pencegahan wabah
​​​​​​​COVID-19.

"Seperti disampaikan Gubernur DKI, dalam menangani wabah virus ini perlu dilakukan kerja sama dan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat serta dukungan-dukungan dari pihak swasta, semoga bantuan ini dapat mencegah mewabahnya virus corona di Jakarta Selatan," kata Isnawa.
 

Pewarta: Laily Rahmawaty
Editor: Sri Muryono
Copyright © ANTARA 2020