Komisi I DPR apresiasi Kemhan-TNI atasi COVID-19

Komisi I DPR apresiasi Kemhan-TNI atasi COVID-19

Abdul Kharis Almasyhari (dpr.go.id)

Jakarta (ANTARA) - Wakil Ketua Komisi 1 DPR RI Abdul Kharis Almasyhari mengapresiasi keberhasilan Kementerian Pertahanan, TNI, dan semua pemangku kepentingan menggelar operasi bantuan kemanusiaan dalam upaya mengatasi COVID-19.

Dia menilai Kementerian Pertahanan (Kemhan) dan TNI berhasil menggelar operasi bantuan kemanusiaan membawa alat-alat kesehatan dari China untuk membantu Indonesia melawan penyebaran COVID-19.

Baca juga: Anggota DPR mengapresiasi pelibatan TNI ikut tangani COVID-19

"Tidak ada kata terlambat, upaya semua pihak kita apresiasi termasuk Prabowo sebagai Menteri Pertahanan, semua langkah untuk mengatasi musibah pandemi COVID-19 yang berasal dari China semoga bisa kita tanggulangi juga dengan alat-alat bantuan tersebut," kata Abdul Kharis dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa.

Politikus PKS itu mengatakan Komisi I DPR RI mendukung penuh semua langkah lanjutan terkait penggunaan TNI dan BIN yang masuk dalam Gugus Tugas Penanggulangan COVID-19.

Baca juga: Anggota DPR dukung penegakan hukum pelanggar aturan COVID-19

Menurut dia, TNI dan BIN sangat penting dilibatkan untuk menjaga agar upaya dalam mengatasi kegawatdaruratan COVID-19 berjalan aman, fokus, tepat, dan cepat.

"Saya yakin BIN dan TNI akan menambah kekuatan gugus tugas menjalankan amanah Presiden," ujarnya.

Kharis juga mengapresiasi peran dan upaya Kementerian Pertahanan RI bersama Mabes TNI mengambil langsung bantuan dari China dengan menggunakan pesawat udara militer milik TNI AU.

Baca juga: Puan apresiasi peran dokter-tenaga kesehatan tangani COVID-19

Dia menilai upaya mengatasi pandemi COVID-19 harus dilakukan bersama seluruh elemen bangsa, TNI dan BIN membantu dengan segenap daya dan upaya.

"Saya juga mengimbau masyarakat untuk membantu dengan lakukan pembatasan sosial sebagaimana terdefinisi dalam UU No 6 Tahun 2018 tentang kekarantinaan kesehatan atau definisi terbaru pemerintah 'physical distancing' jaga jarak fisik," ujarnya.

Dia juga berharap upaya Polri dan TNI serta aparat sipil lainnya membubarkan kerumunan yang membahayakan agar dilihat sebagai upaya bersama untuk keselamatan bersama dengan penegakan hukum secara selektif, terukur dan sesuai dengan tujuannya menyelamatkan nyawa anak bangsa dari korban pandemi COVID-19.

Baca juga: DPR: Pemerintah percepat penanganan COVID-19

Dia berharap seluruh masyarakat bisa mematuhi imbauan petugas di lapangan yang tetap mengedepankan upaya proaktif manusiawi dan sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku.

Pewarta: Imam Budilaksono
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Ketua Komisi VIII minta Menag perhatikan pesantren

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar