Fraksi Demokrat DPR RI berduka jatuhnya 49 korban jiwa karena COVID-19

Fraksi Demokrat DPR RI berduka jatuhnya 49 korban jiwa karena COVID-19

Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR Edhie Baskoro Yudhoyono dengan menggunakan masker mencuci tangannya dengan disinfektan saat Kongres V Partai Demokrat di Jakarta, Minggu (15/3/2020). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/aww/am.


Jakarta (ANTARA) - Fraksi Partai Demokrat (FPD) DPR RI berduka dengan jatuhnya 49 korban jiwa akibat wabah COVID-19 dari 579 pasien positif, berdasarkan data yang terkonfirmasi Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto pada Senin (23/3).

"FPD turut berduka atas 49 korban jiwa akibat wabah (COVID-19) dari 579 pasien positif," ujar Ketua Fraksi Partai Demokrat (FPD) DPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) dalam rilis yang diterima di Jakarta, Selasa.

Ibas, sapaan Edhie Baskoro Yudhoyono, mengatakan situasi di dunia dan Indonesia saat ini masih tetap mencemaskan dan memprihatinkan.

Selain mendoakan, FPD pun berikhtiar melakukan kegiatan teknis bersama gotong-royong di lapangan, dalam membantu menghilangkan kecemasan dan mengurangi penderitaan rakyat akibat wabah yang tak kunjung selesai.

Baca juga: Ahli waris korban COVID-19 terima Rp15 juta dari Kemensos RI

FPD terus berupaya membantu dan memberi solusi agar tekanan (pressure) dalam ketidakpastian yang saat ini terjadi dapat segera berlalu.

Untuk itu, FPD DPR RI meminta pemerintah melakukan pembuktian (validasi) transparansi (keterbukaan) data secara berkala.

FPD DPR RI juga meminta pemerintah melakukan Laporan Publik (Public Report) terkait perkembangan (update) wabah Virus Corona terkini.

"Fraksi Partai Demokrat meminta dan memastikan Pemerintah memvalidasi Transparansi Data secara berkala serta melakukan 'public report' terkait update wabah virus corona terkini," kata Ibas

Selain itu, melalui Germas (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat), FPD juga mensosialisasikan kebijakan jaga jarak fisik (physical distancing), membagikan masker dan hand sanitizer, pemberian Alat Pelindung Diri (APD), dan fogging atau penyemprotan disinfektan keliling.

Baca juga: Dinkes Sumut telusuri kerabat korban positif corona

Baca juga: Bupati Bogor kesulitan cari panitia seminar terkait korban COVID-19

Baca juga: Korban meninggal dunia COVID-19 bukan pasien RSPI Sulianti Saroso

Pewarta: Abdu Faisal
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2020

AHY luruskan pemberitaan kesiapan jadi capres 2024

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar