Kasus positif COVID-19 di Kaltim bukan transmisi lokal

Kasus positif COVID-19 di Kaltim bukan transmisi lokal

Plt Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim, Andi M Ishak. ANTARA/Arumanto

masyarakat secara umum harus mengikuti protokol
Samarinda (ANTARA) - Plt Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur, Andi Muhammad Ishak menegaskan hingga saat ini belum ditemukan transmisi lokal kasus positif COVID-19 (Coronavirus disease 2019) berasal dari Kalimantan Timur.

"Semua kasus positif kita berasal dari perjalanan luar daerah Kaltim," kata Andi Ishak saat Konferensi Pers terkait Perkembangan COVID-19 di Provinsi Kaltim di Media Center COVID-19 Kaltim Kantor Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim, Selasa (24/3).

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Provinsi Kaltim ini mengingatkan pentingnya masyarakat memahami berbagai kebijakan dalam meminimalisir penyebaran bahkan memutus rantai penyebaran virus corona di Kaltim.

Ia mengatakan, saat ini sudah diberlakukan status Kejadian Luar Biasa (KLB), berarti pelaksanaan social distancing di Kalimantan Timur memang harus terus dilakukan dan wajib  didukung masyarakat.

Baca juga: Dinkes: Positif COVID-19 di Kaltim menjadi 11 orang
Baca juga: Pupuk Kaltim berikan bantuan APD dan makanan untuk petugas medis


Menurut Andi, social distancing atau jaga jarak dengan orang lain, selain mengurangi interaksi di luar rumah harus benar-benar ditaati masyarakat.

"Masyarakat secara umum harus mengikuti protokol (social distancing) ataupun physical distancing, kalau tidak. Maka, upaya dan kerja keeas kita selama dua minggu ini tidak akan berhasil," tegas Andi.

Sementara angka orang dengan pemantauan (ODP) di Kaltim hingga per 24 Maret 2020 ada penambahan dari Senin 23 Maret 2020 sekitar 1.065 orang menjadi 1660 orang atau bertambah 354 orang.

Sedangkan yang selesai pemantauan 389 orang dan proses pemantauan 1.271 orang. 

"Khusus pasien dalam pengawasan (PDP) total 59 orang dari 56 orang sebelumnya, atau ada penambahan tiga orang. Masing-masing dari Kutai Timur, Kutai Barat dan Balikpapan," jelasnya.

Sementara pasien negatif 24 orang, positif tetap 11 orang yakni enam orang di Kota Balikpapan, Dua orang di Kabupaten Kutai Kartanegara, satu orang di Samarinda, dan dua orang di Kota Bontang.

Baca juga: Positif Covid-19 di Kaltim bertambah 6 orang, total jadi 9 orang
Baca juga: Tiga warga Kaltim positif Covid-19
Baca juga: Gubernur nyatakan Kaltim sudah bisa ditetapkan KLB COVID-19


 

Pewarta: Arumanto
Editor: Budhi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2020

5 mahasiswi Wuhan asal Kaltim tiba di Balikpapan

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar