Pasien COVID-19 di Jakarta jadi 495 orang , 50 tenaga medis terinfeksi

Pasien COVID-19 di Jakarta jadi 495 orang , 50 tenaga medis terinfeksi

Petugas mengendarai ambulans berisi pasien memasuki Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Selasa (24/3/2020). (ANTARA/ADITYA PRADANA PUTRA)

Tenaga medis yang terpapar tersebar di 24 rumah sakit
Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Jakarta mengumumkan total  pasien positif corona (COVID-19) per 26 Maret 2020 berjumlah 495 orang, mencakup 48 orang meninggal dunia dan tenaga medis yang terpapar 50 orang.

"Sampai hari ini total pasien positif mencapai 495 orang, yang dinyatakan sembuh 29 orang, wafat 48 orang," ujar Kepala Tim Siaga Covid-19 DKI Jakarta, Catur Laswanto di Jakarta, Kamis.

Baca juga: Gugus Tugas Jaksel serahkan bantuan 65 penyemprot disinfeksi dan APD

Baca juga: Dinkes Cianjur rujuk dua PDP ke RS Darurat Wisma Atlet Jakarta

Baca juga: Waspada COVID, MRT Jakarta ubah kebijakan waktu tunggu jadi 10 menit


Selain itu dia juga menambahkan tenaga kesehatan yang terpapar COVID-19 berjumlah 50 orang  tersebar di 24 rumah sakit.

"Selanjutnya terkait dengan jumlah orang dalam pemantauan ODP sampai hari ini mencapai 1.850 orang, adapun yang masih dipantau berjumlah 457 orang, dan yang selesai dipantau 1.393 orang," katanya dalam konferensi pers di Balai Kota Jakarta.

Sedangkan pasien dalam pengawasan (PDP) berjumlah 895 orang, masih dirawat 291 orang, dan yang sudah dinyatakan sembuh sebanyak 604 orang.
 

Pewarta: Aji Cakti
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Bayi usia 6 hari, pasien termuda COVID-19 di NTB

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar