Kemenperin jaga produktivitas industri guna penuhi kebutuhan konsumen

Kemenperin jaga produktivitas industri guna penuhi kebutuhan konsumen

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita. ANTARA/Dokumentasi Biro Humas Kementerian Perindustrian

Kami mengapresiasi industri dan para karyawannya yang tetap menjaga pasokan bagi masyarakat
Jakarta (ANTARA) - Kementerian Perindustrian mendorong pelaku industri lebih berperan aktif dalam upaya membantu penanganan virus corona (COVID-19), yang tengah mewabah di Indonesia, di antaranya menjaga produktivitas barang yang sedang dibutuhkan konsumen.

“Kami terus bertekad menciptakan iklim usaha yang kondusif agar industri-industri strategis masih tetap berjalan. Namun, perlu memperhatikan protokol kesehatan yang telah dikeluarkan oleh pemerintah,” kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita lewat keterangannya di Jakarta, Kamis.

Baca juga: Ketua gugus tugas pastikan ketersediaan APD dari industri dalam negeri

Menperin menyebutkan, pihaknya mengapresiasi pelaku industri makanan dan minuman di dalam negeri yang mempertahankan produksinya demi memenuhi kebutuhan pokok masyarakat.

Namun, ia juga mengimbau agar keselamatan dan kesehatan para karyawan tetap menjadi prioritas saat industri beroperasi.

“Hingga pekan lalu, aktivitas produksi sejumlah industri manufaktur masih berjalan normal, kami mengapresiasi industri dan para karyawannya yang tetap menjaga pasokan bagi masyarakat” ujarnya.

Kemenperin juga memacu produktivitas industri alat pelindung diri (APD) yang  kini dibutuhkan, terutama untuk tenaga medis.

APD itu meliputi pakaian, pelindung kepala, towel, masker, sarung tangan, pelindung kaki, pelindung tangan dan kacamata pelindung wajah (goggle).

Selanjutnya, Kemenperin masih terus memantau produktivitas industri sarung tangan karet dan industri penghasil masker.

Sementara itu, industri penghasil cairan pembersih tangan (hand sanitizer) pun dipacu produksinya agar bisa memenuhi kebutuhan domestik yang sedang meningkat.

Bahkan, sektor-sektor penopangnya turut digenjot produktivitasnya, seperti detergen dan  etanol.

“Permintaan produk hand sanitizer saat ini naik karena tingginya kebutuhan di masyarakat. Termasuk juga untuk kebutuhan bahan bakunya, yaitu etanol atau alkohol,” paparnya.

“Kita terus dorong industri dalam negeri untuk dapat berperan dalam penanggulangan COVID-19. Mari sama-sama memeranginya dengan menjalankan tugas kita masing-masing,” pungkas Menperin.

Baca juga: Menperin dinyatakan negatif COVID-19
Baca juga: Menperin: RI perlu cermati dampak Corona di negara mitra industri
Baca juga: Ekspor manufaktur naik 10,93 persen, industri makanan jadi andalan


Pewarta: Sella Panduarsa Gareta
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Menperin bantu UMKM terdampak banjir

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar