RSUD Soedono Madiun rawat 30 PDP, delapan di antaranya positif corona

RSUD Soedono Madiun rawat 30 PDP, delapan di antaranya positif corona

Direktur RSUD dr Soedono Madiun, dr Bangun Trapsila Purwaka, SpOG (kanan) didampingi tim penanganan corona RSUD dr Soedono Madiun saat menggelar konferensi pers terkait perkembangan pasien corona di rumah sakit setempat, Kamis (26/3/2020). (ANTARA Jatim/Louis Rika/Eg)

hari ini ada 30 pasien, delapan di antaranya pasti positif karena hasil swabnya ada.
Madiun (ANTARA) - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Soedono Madiun, Jawa Timur, saat ini merawat 30 orang dengan status pasien dalam pengawasan (PDP) terkait dengan virus corona penyebab COVID-19, delapan orang di antaranya terkonfirmasi positif.

"Jadi hari ini ada 30 pasien, delapan di antaranya pasti positif karena hasil swabnya ada. Untuk yang positif, semuanya itu merupakan kluster dari Bogor dan Solo," ujar Direktur RSUD dr Soedono Madiun, dr Bangun Trapsila Purwaka, SpOG kepada wartawan saat menggelar konferensi pers di RSUD setempat, Kamis.

Baca juga: Pasien positif COVID-19 di Magetan satu keluarga

Menurut dia, dari delapan PDP positif corona, semuanya adalah warga Kabupaten Magetan yang masih satu keluarga dengan pasien positif corona yang meninggal di RSUD dr Moewardi Solo beberapa waktu lalu.

Sedangkan 22 PDP lainnya berasal dari beberapa daerah di sekitar Kota Madiun. Yakni Kabupaten Ngawi, Magetan, dan Kabupaten Madiun. Bahkan, satu di antara 22 PDP tersebut adalah anak enam tahun berasal dari Kabupaten Ngawi.

Bangun menyatakan secara umum kondisi seluruh pasien terkait dengan virus corona yang dirawat di RSUD dr Soedono Madiun terpantau baik. Baik untuk pasien dengan status PDP maupun terkonfirmasi positif.

Baca juga: Warga Magetan positif COVID-19 bertambah menjadi delapan orang

Ia menambahkan, pihak rumah sakit setempat hari Kamis (26/3) ini telah mengirimkan 10 spesimen dari pasien corona yang ditanganinya ke Litbangkes, Jakarta untuk dilakukan pengujian di laboratorium.

Adapun 10 spesimen itu terinci delapan spesimen dari pasien terkonfirmasi positif corona asal Magetan untuk pengujian kali kedua serta dua PDP tambahan yang baru tiba di RSUD Soedono pada Kamis (26/3) asal Kabupaten Madiun.

"Harapannya yang baru negatif. Untuk yang positif sudah kita ambil sampel swab yang kedua, semoga nanti sudah negatif. Karena hitungan sembuh corona adalah dari hasil positif menjadi negatif," katanya.

Guna memaksimalkan pelayanan, pihak RSUD dr Soedono Madiun telah menambah jumlah ruang isolasi hingga menjadi puluhan unit dari sebelumnya hanya lima unit.

Baca juga: Gubernur Jatim tinjau ruang isolasi COVID-19 di RSUD Dolopo Madiun

Pewarta: Louis Rika Stevani
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar