DPRD Jabar usulkan pemberlakuan "lockdown" di sejumlah daerah

DPRD Jabar usulkan pemberlakuan "lockdown" di sejumlah daerah

Ketua DPRD Jawa Barat Taufik Hidayat. (ANTARA/HO/Dok Humas Pemprov Jabar)

Problem hari ini ODP melonjak karena orang-orang yang harusnya tinggal di Jakarta mempergunakan tidak kerja ini malah pulang ke daerahnya
Bandung (ANTARA) - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat (Jabar) mengusulkan untuk memberlakukan lockdown untuk beberapa daerah di Provinsi Jabar, seperti di wilayah Pantura dan Selatan Jabar.

Ketua DPRD Provinsi Jabar Taufik Hidayat menyampaikan usulan tersebut, saat menggelar rapat bersama Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di Gedung Sate Bandung, Kamis.
Baca juga: Gubernur Jabar minta Polda selidiki empat klaster penyebaran COVID-19

Menurut Taufik, usulan tersebut diutarakan karena pihaknya mengamati semakin masifnya warga asal Provinsi Jabar di DKI Jakarta yang pulang kampung.

Menyikapi usulan DPRD Jabar tersebut, Gubernur Jabar M Ridwan Kamil atau Kang Emil mengatakan pihaknya akan menyampaikan usulan itu kepada pemerintah pusat.

"Tadi dewan juga mengusulkan ada usulan lockdown di beberapa kota dan kabupaten, tapi sedang kita diskusikan dengan pemerintah pusat apakah masukan-masukan dari Pemprov Jabar bisa dipertimbangkan terkait beberapa masukan dari dewan situasi di daerah banyak orang mudik," kata Kang Emil dalam konferensi pers yang disiarkan langsung dalam akun instagram @humas_jabar.

Kang Emil mengatakan peningkatan jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Provinsi Jabar dikarenakan banyaknya warga perantau asal Jabar dari Jakarta yang pulang kampung.

"Problem hari ini ODP melonjak karena orang-orang yang harusnya tinggal di Jakarta mempergunakan tidak kerja ini malah pulang ke daerahnya seperti mudik, nah ini yang menjadi kendala besar sehingga kita akan lakukan sebuah tindakan yang lebih preventif," kata Kang Emil.
Baca juga: COVID-19 serang tiga kepala daerah di Jabar
 

Pewarta: Ajat Sudrajat
Editor: Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Aksi mahasiswa di Bandung diduga disusupi kelompok Anarko Syndicalisme

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar