Produksi iPhone tertunda akibat "lockdown" di India

Produksi iPhone tertunda akibat "lockdown" di India

Ilustrasi iPhone XR. (REUTERS)

Penjualan ponsel diperkirakan akan turun lagi karena sebaran virus terus meluas ke berbagai tempat di dunia
Jakarta (ANTARA) - Dua produsen iPhone, Foxconn dan Wistron, menutup sementara pabriknya di India untuk mematuhi instruksi lockdown dari Pemerintah India sebagai upaya untuk isolasi diri dari pandemi COVID-19.

Dikutip dari GSM Arena, Jumat, Foxconn yang memproduksi iPhone XR di India berhenti beroperasi hingga 14 April.

Sementara, Wistron yang memproduksi komponen-komponen utama iPhone di pabriknya di India, juga akan menutup sementara produksinya, meskipun tidak mengungkapkan produk mana yang akan terpengaruh dari langkah tersebut.

Baca juga: Google dekati HTC untuk bisnis ponsel

India memberlakukan karantina wilayah atau “lockdown” secara nasional selama 21 hari untuk memerangi pandemi COVID-19. Perdana Menteri Narendra Modi mengumumkan kebijakan tersebut pada Selasa (24/3).

Situasi pandemi Virus Corona membuat seluruh industri ponsel pintar (dan juga banyak industri lain termasuk perjalanan, perhotelan, restoran, dan industri hiburan) mengalami penurunan.

Penjualan ponsel secara global dilaporkan merosot 14 persen pada Februari akibat pandemik Virus Corona, baik di China maupun di berbagai negara lainnya.

Riset dari Counterpoint Research, dikutip dari Reuters, menilai penjualan ponsel diperkirakan akan turun lagi karena sebaran virus terus meluas ke berbagai tempat di dunia.

Baca juga: Nokia baru putuskan kembali berbisnis ponsel setelah 2016

Situasi ini juga dikabarkan berimbas pada peluncuran ponsel Apple tahun ini, iPhone 12 dan iPhone 12 Pro, yang diperkirakan akan mundur hingga November, dari jadwal semula September.

Pewarta: Arindra Meodia
Editor: Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar