Pertamina suntik Rp33,7 miliar dana ke UMKM di 13 provinsi

Pertamina suntik Rp33,7 miliar dana ke UMKM di 13 provinsi

Ilustrasi: Warga kelompok UMKM binaan Pertamina membuat keripik bayam di Rumah kelompok kegiatan Joss Gandos, di Bantaran Sungai Jambangan, Kota Surabaya, Jawa Timur (ANTARA FOTO/Galih Pradipta/hp).

Bantuan permodalan dan pendampingan...untuk membantu UMKM agar tetap produktif, sekaligus membangun perekonomian lokal
Jakarta (ANTARA) - Dalam upaya penguatan UMKM di Indonesia di tengah dampak wabah Virus Corona baru atau COVID-19, PT Pertamina (Persero) melalui program kemitraan telah menyalurkan bantuan permodalan sebesar 33,7 miliar hingga Maret 2020,  kepada 402 UMKM yang tersebar di 13 provinsi.

Provinsi tersebut adalah Sumatera Utara, Riau, Sumatera Barat, Lampung, DKI Jakarta, Jawa Barat, Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, dan Gorontalo.

VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Fajriyah Usman dalam informasi tertulis yang diterima Antara di Jakarta, Jumat, menyampaikan bahwa bantuan permodalan dan perizinan serta sertifikasi UMKM ini merupakan bentuk kepedulian Pertamina terhadap permasalahan dunia usaha di tengah pandemik yang sedang dihadapi.

Dukungan diberikan kepada UMKM berbagai sektor yakni sektor industri, perdagangan, pertanian, peternakan, perikanan, jasa, dan perkebunan.

Baca juga: Presiden Jokowi minta UMKM dapat insentif cegah PHK dampak COVID-19

Selain permodalan, dukungan yang diberikan Pertamina kepada UMKM juga terkait bantuan perizinan dan sertifikasi untuk mendukung kelancaran usaha bagi 102 pelaku usaha yang tersebar di Sumatera Utara, Yogyakarta dan Jawa Tengah.

"Bantuan permodalan dan pendampingan dalam Program Kemitraan Pertamina bertujuan untuk membantu UMKM agar tetap produktif, sekaligus membangun perekonomian lokal," ungkapnya.

Selain modal, melalui program ini UMKM juga bisa mendapatkan fasilitas pelatihan, pembinaan, serta pendampingan usaha.

Menurutnya, upaya penguatan UMKM merupakan aspek penting dalam meningkatkan perekonomian, apalagi di tengah tekanan terhadap dunia usaha seiring mewabahnya COVID-19.

Baca juga: Teten segera realisasikan stimulus untuk UMKM, hadapi COVID-19

 

Pewarta: Afut Syafril Nursyirwan
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Konsumsi BBM di Papua turun 8 %

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar