Antisipasi COVID-19, Kemendag perpanjang pendaftaran GDI 2020

Antisipasi COVID-19, Kemendag perpanjang pendaftaran GDI 2020

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag Arlinda menyerahkan trofi dan sertifikat untuk para pemenang Good Design Indonesia 2019 di Jakarta, Rabu (25/3/2020). ANTARA/Biro Humas Kementerian Perindustrian/pri.

Ditjen PEN tentu mengutamakan kesehatan dan keselamatan seluruh panitia dan peserta GDI.
Jakarta (ANTARA) - Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan (Ditjen PEN Kemendag) memperpanjang pendaftaran Good Design Indonesia (GDI) ke-4 sampai 10 April 2020 sebagai antisipasi penyebaran COVID-19 di Indonesia.

Pendaftaran yang dapat dilakukan melalui situs http://iddc.kemendag.go.id/gdi/ ini sudah dibuka sejak 2 Januari 2020. 

“Ditjen PEN Kemendag memperpanjang masa pendaftaran GDI sampai 10 April 2020 guna mengantisipasi penyebaran COVID-19 di Indonesia serta sejalan dengan arahan Presiden Jokowi dan WHO agar masyarakat tinggal di rumah,” ujar Direktur Pengembangan Produk Ekspor Ari Satria lewat keterangannya di Jakarta, Jumat.

Baca juga: Kemendag tambah kategorisasi produk pada ajang GDI

Bila ada keperluan penting untuk keluar rumah harus menjaga physical distancing. Dengan adanya perpanjangan waktu ini, para pelaku usaha dan desainer diharapkan dapat memaksimalkan potensinya untuk tetap berpartisipasi di ajang bergengsi ini.

Menurut Ari, sejumlah program kerja yang telah direncanakan akan terus dilanjutkan melalui komunikasi dan koordinasi secara daring. Hal ini menyikapi kebijakan pemerintah untuk kerja dari rumah hingga 2 April 2020.

“Ditjen PEN tentu mengutamakan kesehatan dan keselamatan seluruh panitia dan peserta GDI,” imbuh Ari.

Selanjutnya penjurian GDI tahap I, lanjut Ari, juga akan ditunda menjadi 15–16 April 2020. Sebelumnya, penjurian tahap I dijadwalkan pada 7–8 April 2020.

“Jika hingga tanggal yang ditentukan situasi belum kembali kondusif, maka penjurian akan tetap dilaksanakan dengan sistem penjurian secara digital seperti tahun lalu. Pada penjurian sistem digital tersebut, para juri dapat memberikan penilaian produk, kemudian nilai tersebut akan diterima panitia GDI secara langsung melalui laman admin GDI,” jelas Ari.

Baca juga: Percepat impor alkes dan pelindung diri, Kemendag terbitkan regulasi

GDI merupakan ajang penganugerahan berskala nasional bagi desainer dan pelaku usaha Indonesia yang berhasil menciptakan desain kreatif, inovatif, dan memiliki nilai komersial di pasar global. Selain itu, GDI juga terkoneksi langsung dengan ajang desain terbesar dan tertua di dunia, yaitu Good Design Award (GDA/G-Mark).

Implementasi penjurian GDI di Jakarta merupakan seleksi awal menuju tahap seleksi kedua (second screening) GDA di Tokyo, Jepang. Setiap tahun, Kemendag memfasilitasi para pemenang berpredikat “GDI of the Year and GDI Best” untuk mengikuti kompetisi dan pameran tahunan GDA di Jepang.

“Dengan adanya koneksitas antara GDI dan GDA, Kemendag tidak dapat menunda proses penjurian terlalu jauh. Dua tahapan penjurian GDI harus selesai pada akhir bulan Juni agar produk- produk pemenang GDI dapat dikirim ke Tokyo sebelum seleksi kedua G-Mark,” pungkas Ari.

Selain masa pendaftaran dan penjurian tahap pertama, beberapa kegiatan lain yang juga merupakan tahapan kegiatan GDI ini mengalami penyesuaian diantaranya penjurian tahap ke-2 yang semula 9–11 Juni 2020 menjadi 16–18 Juni 2020.

Baca juga: Genjot ekspor, Kemendag kembali gelar Good Design Indonesia 2020

Selain itu, pameran produk-produk pemenang GDI di Alun Alun Grand Indonesia juga diundurkan yang semula akan dilakukan pada 19 Juni–9 Juli 2020 menjadi 23 Juni–9 Juli 2020.

Acara untuk penganugerahan GDI tetap akan diselenggarakan pada 24 Juni 2020.

 

Pewarta: Sella Panduarsa Gareta
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Bertambah 153,  pasien sembuh COVID-19 di Indonesia mencapai 5.402 orang

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar