Dua pasien positif COVID-19 di Padang pernah ke Jakarta, sebut Dinkes

Dua pasien positif COVID-19 di Padang pernah  ke Jakarta, sebut Dinkes

Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang, Sumbar dr Feri Mulyani, M. Biomed. (FOTO ANTARA/Ikhwan Wahyudi)

Setelah hasil tes ke luar hari ini dan dinyatakan positif yang bersangkutan langsung dirawat di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) M Djamil Padang
Padang, (ANTARA) - Dinas Kesehatan Kota Padang, Sumatera Barat menyatakan bahwa dua pasien yang dinyatakan positif Corona Virus Diseanse (COVID-19) asal Padang memiliki riwayat perjalanan pernah ke Jakarta yang merupakan salah satu wilayah terjangkit di Tanah Air.

"Berdasarkan hasil penelusuran yang bersangkutan pernah ke Jakarta, akan tetapi untuk memastikan di mana tertular ada banyak kemungkinan," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang dr Feri Mulyani, M. Biomed di Padang, Jumat.

Ia menjelaskan pasien pertama pernah melaksanakan kegiatan di Ibu Kota kemudian sepulang dari sana mengalami demam saat diperiksa dan kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Achmad Muchtar Bukittinggi .

Sedangkan pasien kedua juga mengalami demam dan gejala penyakitnya saat diperiksa sudah turun sehingga diperbolehkan pulang untuk melakukan isolasi secara mandiri di rumah karena kondisinya cukup baik.

"Akan tetapi setelah hasil tes ke luar hari ini dan dinyatakan positif yang bersangkutan langsung dirawat di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) M Djamil Padang," katanya.

Ia menyampaikan berdasarkan hasil penelusuran kontak dengan orang lain ditemukan pasien pertama kontak di rumah dengan dua orang dan di tempat kerja 12 orang.

Untuk yang pernah kontak dengan pasien akan dilakukan pemeriksaan "swab" atau cairan tenggorokan di RSUP M Djamil Padang dan hasilnya akan diteliti di Laboratorium Fakultas Kedokteran Unversitas Andalah (Unand).

Sementara untuk pasien kedua kontaknya masih dalam penelusuran karena hasilnya baru keluar pada Jumat ini. Akan tetapi karena yang bersangkutan tenaga medis memiliki peluang kontak dengan lebih banyak orang.

Menurut dia belajar dari kasus ini untuk sementara waktu warga Padang diimbau tidak bepergian ke luar daerah apalagi ke daerah yang terjangkit.

Ia menyebutkan hingga Kamis (26/3) 2020 terdapat 27 provinsi terjangkit yaitu Bali, Nusa Tenggara Barat, Banten, Yogyakarta , DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur dan Kalimantan Tengah.

Kemudian Kalimantan Selatan, Aceh, Sumatera Utara, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Lampung , Sulawesi Utara , Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan , Maluku , Maluku Utara dan Papua.

Kepada warga yang baru saja pulang dari daerah terjangkit diminta untuk melapor kepada petugas kesehatan dan melakukan isolasi mandiri selama 14 hari.

Hingga 27 Maret 2020 di Padang terdata sebanyak 1.347 pelaku perjalanan dari daerah terjangkit, 79 orang dalam pengawasan, enam orang pasien dalam pengawasan, dua positif, dan empat orang menunggu hasil tes, demikian Feri Mulyani .

Baca juga: Padang resmi tetapkan status KLB COVID-19

Baca juga: Satu balita di Agam berstatus PDP dirujuk ke RSUP M Djamil Padang

Baca juga: RSUP M Djamil Padang batasi pembesuk antisipasi wabah COVID-19

Baca juga: Dinkes Padang paparkan salah kaprah pemakaian cairan pembersih tangan

Pewarta: Ikhwan Wahyudi
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2020

COVID-19 DKI terkini, pasien sembuh bertambah menjadi 8.036 orang

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar