Epson rilis dua printer bertinta "fluoresens" untuk tekstil

Epson rilis dua printer bertinta "fluoresens" untuk tekstil

Printer Epson dengan tinta fluoresens untuk tekstil (ANTARA/HO)

Jakarta (ANTARA) - PT Epson Indonesia merilis dua mesin cetak (printer) yang menggunakan tinta fluoresens asli guna keperluan tekstil pada bisnis skala menengah ke bawah, yaitu SureColor SC-F9430H dan SureColor SC-F9430.

Dalam keterangan tertulisnya, Sabtu, Epson menyebutkan bahwa printer bertipe "Dye-Sublimation" itu dikembangkan untuk memberikan kecepatan cetak yang tinggi pada bahan tekstil serta bahan cetak lainnya, dengan teknik sublimasi.

Perbedaan mendasar pada dua printer itu adalah, model SC-F9430H menyediakan enam warna antara lain cyan, magenta, yellow dan black, serta warna fluoresens asli dari Epson yakni kuning dan pink dengan hasil lebih cerah.

Adapun Seri SC-F9430 merupakan evolusi teknologi printer Dye-Sublimation, di mana pengguna dapat menentukan apakah mereka menggunakan empat warna CMYK (cyan, magenta, yellow dan black) atau enam warna CMYK ditambah fluoresens kuning dan pink.

"Seri SC-F9430 dapat mengaplikasikan fungsi itu tanpa mengubah konfigurasi mesin printer," kata Product Marketing Commercial & Industry Manager, Epson, Lina Mariani.

Tinta hasil cetak yang dihasilkan pada bahan pakaian juga diklaim aman untuk bayi karena printer sudah mengantungi sertifikat OEKO-TEX. Printer itu hanya membutuhkan daya listrik sekitar 600 watt untuk pengoperasiannya.

"Printer dapat mencetak 62 m2/jam (360x720 dpi - 2 pass) menggunakan software RIP original Epson Edge Print, guna menghasilkan gambar yang mendetail, konsistensi warna dan biaya cetak yang hemat," ucap Lina.

Baca juga: Epson T-Series sasar kebutuhan cetak dokumen kantor

Baca juga: Epson intip peluang bisnis UKM dan perkantoran lewat Monokrom EcoTank

Baca juga: Epson Sales Service targetkan layanan perbaikan kurang tiga hari

Pewarta: Alviansyah Pasaribu
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Menkeu hibahkan laptop dan printer IMF-WB untuk dunia pendidikan

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar