Lindungi nelayan, KKP kampanyekan "physical distancing" di pesisir

Lindungi nelayan, KKP kampanyekan "physical distancing" di pesisir

Ilustrasi: Sejumlah nelayan tradisional menarik pukat darat di pesisir pantai Desa Suak Ribe, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat, Aceh (ANTARA FOTO/SYIFA YULINNAS)

Tim kami turun langsung ke sentra-sentra pesisir, di mana masyarakat biasanya masih berkumpul
Jakarta (ANTARA) - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengkampanyekan program physical distancing atau jaga jarak fisik sebagai upaya mencegah penyebaran wabah Virus Corona baru atau COVID-19 kepada masyarakat yang berada di pesisir.

"Kami sudah instruksikan jajaran di lapangan untuk berperan aktif dan berpartisipasi dalam mendukung program physical distancing yang dilaksanakan sebagai upaya mencegah penularan COVID-19," kata Dirjen Pengawasan Sumber Daya Kelautan da Perikanan (PSDKP) KKP Tb Haeru Rahayu, dalam siaran pers di Jakarta, Sabtu.

Ia menambahkan bahwa telah dibentuk masing-masing satuan tugas pada tiap Unit Pelaksana Teknis (UPT) PSDKP dalam rangka mengkampanyekan baik physical distancing maupun mendukung program-program pemerintah lainnya dalam rangka pencegahan dan pemberantasan COVID-19.

"Semua jajaran di KKP akan bahu membahu bersama dengan aparat pemerintah lainnya untuk mencegah agar dampak penyebaran COVID-19 ini bisa dikurangi," kata Dirjen PSDKP KKP.

Baca juga: Gugus Tugas: Kepala Daerah harus terjemahkan "physical distancing"

Haeru Rahayu menjelaskan bahwa di Bitung-Sulawesi Utara misalnya, pengawas perikanan yang tergabung dalam Tim Ops Sea Rider 06 telah melaksanakan kampanye dan imbauan dengan menggunakan pengeras suara kepada masyarakat di Talise, Minahasa Utara, agar mengikuti semua anjuran yang sudah disampaikan oleh pemerintah terkait dengan physical distancing maupun upaya melaksanakan hidup sehat.

"Tim kami turun langsung ke sentra-sentra pesisir, di mana masyarakat biasanya masih berkumpul dan mengimbau untuk kembali ke rumah masing-masing, melaksanakan imbauan pemerintah untuk physical distancing dan melaksanakan pola hidup sehat," jelasnya.

Selain itu, lanjut dia, pengawas perikanan juga mengimbau nelayan yang masih beraktivitas agar tidak lupa untuk menjaga kesehatan agar dapat terhindar dari penularan, apalagi mereka cenderung berkelompok sehingga rentan terjangkit COVID-19.

Baca juga: Presiden apresiasi gerakan sosialisasi "physical distancing"

 

Pewarta: M Razi Rahman
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Pemprov kesulitan tertibkan pedagang dan pembeli di pasar Ramadhan 

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar