Korsel laporkan 146 kasus tambahan COVID-19

Korsel laporkan 146 kasus tambahan COVID-19

Warga memakai masker untuk melindungi diri dari penularan virus corona (COVID-19) di Seoul, Korea Selatan, Rabu (25/3/2020). ANTARA/REUTERS/KIM HONG-JI/TM

Seoul (ANTARA) - Korea Selatan melaporkan 146 kasus tambahan COVID-19 pada Jumat (27/3), jumlah tertinggi selama sepekan, demikian diungkapkan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (KCDC) pada Sabtu.

Korsel dalam beberapa hari belakangan mengalami lonjakan kasus impor virus corona jenis baru itu dari Eropa dan Amerika Serikat.

KCDC tidak menyebutkan berapa banyak kasus baru yang berasal dari luar lantaran pihaknya masih melakukan penyelidikan.

Jumlah harian tersebut menambah total pengidap COVID-19 di Korsel menjadi 9.478 kasus, kata KCDC. Sementara itu, total kematian berjumlah 144, termasuk 5 kematian baru.

Korsel melaporkan jumlah harian yang sama selama dua pekan terakhir, yang turun dari 900 lebih kasus virus corona pada akhir Februari.

Hingga Sabtu, sebanyak 363 dari 9.478 kasus COVID-19 berasal dari luar negeri. Lonjakan kasus impor baru-baru ini mendorong otoritas memperketat aturan masuk bagi wisatawan Eropa dan Amerika Serikat.

Sebanyak 64 kasus baru yang terdaftar pada 22 Maret merupakan yang terendah sejak puncaknya, 909 kasus pada 29 Februari.

Sumber: Reuters

Baca juga: Posko aju KBRI Seoul selesaikan misi perlindungan di Daegu

Baca juga: KFA ubah pusat sepak bola Korea Selatan jadi klinik COVID-19

Baca juga: WHO: China dan Korea Selatan menunjukkan COVID-19 bisa dikendalikan



 

Dubes RI untuk Korsel lepas Tim Posko Aju gelombang dua di Daegu

Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar