Anies Baswedan perpanjang masa tanggap darurat Jakarta

Anies Baswedan perpanjang masa tanggap darurat Jakarta

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Jakarta, Kamis (26/3/2020). ANTARA/YouTube/dkijakarta

Jakarta (ANTARA) - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan status tanggap darurat di ibu kota terkait virus corona penyebab COVID-19 akan diperpanjang hingga 19 April.

"Pembatasan tetap berjalan, karena itu status tanggap darurat diperpanjang dimana semula sampai 5 April menjadi 19 April," kata dia saat saat jumpa pers di Jakarta, Sabtu.

Artinya, kata dia, kegiatan bekerja dari rumah untuk jajaran pemerintahan, Polda dan Kodam dan sipil akan tetap bekerja di rumah.

Baca juga: COVID-19, Anies kasih "surat cinta" pada para tenaga medis

Baca juga: Pemprov DKI sediakan layanan konsultasi bagi tenaga medis

Baca juga: DKI inapkan sekitar 400 tenaga medis di hotel


Selain itu, Anies mengatakan penutupan tempat-tempat wisata di ibu kota juga akan diperpanjang termasuk kegiatan belajar mengajar.

"Semuanya mengikuti status tanggap darurat yang diperpanjang sampai 19 April 2020," kata dia.

Anies mengimbau seluruh warga yang berdomisili di daerah itu agar tetap tinggal di rumah guna mencegah penularan virus corona penyebab COVID-19.

"Kita imbau kepada warga untuk tetap tinggal di rumah jangan berpergian kecuali untuk kegiatan yang esensial terkait kebutuhan pokok dan kesehatan," kata dia saat

Selain dua kegiatan tersebut, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu meminta masyarakat agar tetap tinggal di rumah.*

Baca juga: Anies Baswedan prioritaskan "rapid test" bagi tenaga medis

Baca juga: Anies minta RT hingga PKK pantau lansia untuk antisipasi COVID-19

Baca juga: Anies akan bahas langkah hukum agar warga tidak meninggalkan Jakarta

Pewarta: Muhammad Zulfikar
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Anies : Lindungi Jakarta, jangan keluar masuk

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar