Kemarin, politisi Gerindra meninggal hingga gerakan lawan COVID -19

Kemarin, politisi Gerindra meninggal hingga gerakan lawan COVID -19

Tim dokter memeriksa awal pasien terkait dengan COVID-19 di ruang IGD Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet, Jakarta, Sabtu (28-3-2020). ANTARA/HO-Tim Kesehatan Kogasgabdap Wisma Atlet/pri.

Jakarta (ANTARA) - Informasi berita politik penting yang terjadi pada hari Sabtu (28/3) masih menarik untuk disimak, mulai dari anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra dari Daerah Pemilihan Sulawesi Tenggara Imran meninggal hingga DPP Partai Golkar meluncurkan aksi gerakan Golkar Peduli Lawan COVID-19.

Berikut rangkuman berita selengkapnya yang masih menarik untuk dibaca hari ini.

1. Anggota DPR-RI Dapil Sultra Imran meninggal dunia

Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra dari Daerah Pemilihan Sulawesi Tenggara Imran meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bahteramas Provinsi Sultra, Kendari, Sabtu (28/3) sekitar pukul 00.08 Wita.

Salah satu kerabat almarhum, Syamsul Ibrahim, yang dihubungi membenarkan perihal kabar duka dari kader Partai Gerindra kelahiran Tawangga, Kabupaten Konawe, 11 Mei 1952 tersebut.

Berikut berita selengkapnya di sini:

2. Pemerintah apresiasi penundaan tahapan Pilkada 2020 oleh KPU

Pemerintah mengapresiasi keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) menunda sejumlah tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 sebagai dampak pandemi COVID-19.

Berikut berita selengkapnya di sini:

3. Golkar luncurkan Gerakan Lawan COVID-19

DPP Partai Golkar meluncurkan aksi gerakan Golkar Peduli Lawan COVID-19 dan menyerahkan alat kesehatan kepada rumah sakit dan masyarakat dalam penanggulangan virus corona.

Berikut berita selengkapnya di sini:

4. Aplikasi pedulilindungi.id dinilai rawan malware

Aplikasi yang dikembangkan oleh Kemenkominfo dan dapat diunduh melalui website http://www.pedulilindungi.id dengan tujuan yang baik untuk mengedukasi soal bahaya wabah COVID-19 justru dinilai rawan ancaman malware.

Berikut berita selengkapnya di sini:

5. DPR minta RUU Pemasyarakatan disahkan di tengah wabah COVID-19

Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni meminta pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Pemasyarakatan dapat dipercepat untuk mengantisipasi mewabahnya COVID-19 di lembaga pemasyarakatan (lapas).

Berikut berita selengkapnya di sini:

Pewarta: Imam Budilaksono
Editor: D.Dj. Kliwantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Normal baru, Komisi III DPR RI apresiasi kinerja TNI Polri 

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar