PM Australia: "social distancing" bantu perlambat penyebaran corona

PM Australia: "social distancing" bantu perlambat penyebaran corona

Para penumpang sedang duduk-duduk di Kingsford Smith International Airport, di tengah wabah virus corona, di Sydney, Australia, Rabu (18/3/2020). ANTARA/REUTERS/Loren Elliott /TM (REUTERS/LOREN ELLIOTT)

Melbourne (ANTARA) - Tingkat penyebaran virus corona baru di Australia telah berkurang setengahnya dalam beberapa hari terakhir, kata Perdana Menteri Scott Morrison pada Minggu ketika ia mengumumkan tambahan A $ 1,1 miliar ($ 680 juta) untuk memperluas perawatan telemedicine dan layanan kesehatan lainnya.

Morrison mengatakan bahwa peningkatan harian kasus dalam beberapa hari terakhir sekitar 13% -15%, turun dari 25% -30% seminggu yang lalu, yang membuktikan bahwa tindakan jaga jarak fisik atau social distancing berfungsi.

"Ini masih merupakan tingkat kenaikan yang tinggi, tidak diragukan lagi," kata Morrison dalam sambutannya di televisi.

Menteri Kesehatan Australia Greg Hunt mengatakan pada briefing yang sama bahwa ada beberapa "tanda-tanda awal perataan kurva, positif" dari penyebaran COVID-19.

Menurut data resmi terbaru dari kementerian kesehatan ada 3.809 kasus corona yang dikonfirmasi di Australia pada Minggu pagi, 431 lebih banyak dari pada hari sebelumnya.

Data Kementerian Kesehatan menyebutkan 14 kematian yang disebabkan oleh virus, ditambah dengan dua kematian lainnya pada Minggu pagi yang dilaporkan oleh media.

Morrison mengatakan belanja kesehatan ekstra akan mendorong pengeluaran untuk opsi perawatan telemedicine, bantuan untuk korban kekerasan dalam rumah tangga dan layanan kesehatan mental yang ditujukan untuk menopang warga Australia "yang paling rentan".

Sumber: Reuters
Baca juga: Australia perketat aturan karantina untuk perangi virus corona
Baca juga: Australia daftarkan 4.000 petugas kesehatan untuk diuji vaksin virus
Baca juga: Pria Australia dituntut karena lelucon batuk corona pada polisi

Penerjemah: Gusti Nur Cahya Aryani
Editor: Atman Ahdiat
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Ahli reptil Australia gagal tangkap buaya berkalung ban

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar