Spanyol minta pekerja bukan layanan utama bekerja dari rumah

Spanyol minta pekerja bukan layanan utama bekerja dari rumah

Sejumlah kursi tampak kosong dampak wabah virus corona (COVID-19) di bandara Adolfo Suarez Barajas Airport, Spanyol, Rabu (18/3/2020). REUTERS/Michael Dalder/ama/djo.

Madrid (ANTARA) - Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez mengumumkan pada Sabtu bahwa semua pekerja yang tidak penting harus tinggal di rumah atau bekerja dari rumah selama dua pekan.

Itu adalah kebijakan terbaru pemerintah dalam perang melawan virus corona.

Dia mengatakan para pekerja akan menerima gaji seperti biasa tetapi harus mengganti waktu yang hilang di kemudian hari.

Kebijakan itu akan berlangsung dari 30 Maret hingga 9 April.

Spanyol melaporkan kasus corona terkonfirmasi sebanyak 72.235 dan 5.982 kematian.

Sumber: Reuters

Baca juga: Pemain Spanyol gantung sepatu untuk perangi COVID-19
Baca juga: Nadal dan Gasol galang dana untuk bantu Spanyol perangi virus corona
Baca juga: Guardiola sumbang Rp17 miliar untuk perangi COVID-19 di Spanyol

Penerjemah: Gusti Nur Cahya Aryani
Editor: Mulyo Sunyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Presiden buka kemungkinan perluasan kebijakan kenormalan yang baru

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar