10 film besar Indonesia yang tak tembus 1 juta penonton

Oleh Maria Cicilia

10 film besar Indonesia yang tak tembus 1 juta penonton

Salah satu adegan dalam film "Bebas" (ANTARA News/Ho)

Jakarta (ANTARA) - Jalan cerita yang bagus atau deretan pemain papan atas tidak menjadi jaminan sebuah film laku di pasaran, penonton Indonesia kini lebih bisa menentukan film mana yang ingin disaksikan sesuai selera.

Promo film dengan biaya besar tidak selalu dibarengi dengan jumlah penonton yang memuaskan. Begitu juga saat rumah produksi menggunakan nama aktor yang digandrungi oleh anak muda, belum tentu masyarakat langsung berbondong-bondong untuk menyaksikan idolanya.

Angka 1 juta pun dijadikan sebagai "syarat" sebuah film bisa dibilang sukses atau masuk kategori box office. Berdasarkan data filmindonesia.or.id, setidaknya ada 10 film yang rilis tahun 2019-2020 awal dengan pemain bagus, biaya promosi besar dan viral namun jumlah penontonnya tidak mencapai 1 juta.

1. "Warkop DKI Reborn 3"

Film yang dibintangi oleh Adipati Dolken, Aliando dan Randy Danistha ini hanya berhasil meraih 843.499 penonton. Jika dibandingkan dengan dua seri sebelumnya, jelas sangat jauh berbeda, padahal promosinya juga dilakukan secara besar-besaran seperti pendahulunya.

"Warkop DKI Reborn 1" (2016) mendapat 6.858.161 penonton dan "Warkop DKI Reborn 2" (2017) meraih 4.083.190 penonton. Dua film ini dimainkan oleh Tora Sudiro, Abimana Aryasatya dan Vino G Bastian.

Baca juga: Kenapa "Warkop DKI Reborn" tidak libatkan komika?

Baca juga: "Bebas" akan diputar di Hiroshima Internasional Film Festival 2019


2. "Love for Sale 2"

Kesuksesan "Love for Sale 1", ternyata tidak bisa mengantar sekuelnya menuju angka 1 juta penonton, padahal film yang rilis pada 31 Oktober 2019 itu dibintangi oleh Adipati Dolken.

"Love for Sale 2" hanya ditonton oleh 174.720 penonton. Kemungkinan pihak rumah produksi film ini kurang melakukan promosi, apalagi saat itu Adipati juga sedang gencar-gencarnya mempromosikan "Warkop DKI Reborn 3".

3. "Bebas"

Bertabur bintang dan promo besar-besaran, tidak membuat film adaptasi Korea "Sunny" ini laku keras di pasaran. "Bebas" hanya mampu mengumpulkan 513.339 penonton saja, padahal bisa dibilang film ini hampir setiap hari mengadakan acara nonton bareng.

"Bebas" dibintangi oleh Maizura, Sheryl Sheinafia, Baim Wong, Jefri Nichol, Amanda Rawles, Marsha Timothy, Reza Rahadian dan masih banyak yang lainnya. Film ini menjual era 1990-an yang sedang banyak diganderungi oleh anak-anak muda Indonesia.

4. "Twivortiare"

Walau novel karya Ikanatassa ini masuk kategori terlaris, tak berarti film adaptasinya juga akan laku. Film yang dibintangi oleh Reza Rahadian dan Raihanuun ini hanya mampu meraup 502.845 penonton saja.

Sebelum tayang, dialog romantis yang ada di trailer-nya sempat viral, sayangnya ketika tayang film ini tak mampu menarik minat masyarakat. Mungkin karena "Twivortiare" rilis berbarengan dengan "Gundala". "Gundala" sendiri mendapat 1.699.433.

Baca juga: Film adaptasi novel dan komik yang tayang di Indonesia sepanjang 2019

Baca juga: Keluarga "Terlalu Tampan" yang kocak dan bikin heboh


5. "Terlalu Tampan"

Film yang dibintangi oleh Ari Irham, Nikita Willy, Amanda Rachel dan Calvin Jeremy ini diadaptasi dari Webtoon. Di Webtoon sendiri, cerita ini sudah dibaca lebih dari 2 juta orang.
Sayangnya, angka tersebut tidak membuat filmnya lantas membumbung tinggi. "Terlalu Tampan" versi film hanya disaksikan oleh 323.883 penonton saja.

6. "Susi Susanti"

Siapa yang tak kenal dengan atlet bulu tangkis legendaris Susi Susanti? Sayangnya, nama harumnya tidak serta-merta membuat film tersebut ikut mewangi.

Cerita yang mengharukan, pengambilan gambar yang menarik serta promosi film yang lumayan besar hanya mampu membawa "Susi Susanti" mendapat 190.241 penonton.

7. "Eggnoid"

Film yang diadaptasi dari Webtoon ini ternyata juga tidak bernasib bagus. Sama seperti "Terlalu Tampan", film garapan visinema itu mendapat 49.316 penonton. "Eggnoid" dibintangi oleh Morgan Oey, Sheila Dara, Reza Nangin dan lainnya.

Baca juga: Pilihan Eggy demi Ran di "Eggnoid"

Baca juga: "Teman Tapi Menikah 2" soal kesiapan menjadi suami dan istri


8. "Teman Tapi Menikah 2"

Film yang diangkat dari kehidupan rumah tangga Ayudia Bing Slamet dan Ditto Percusion ini mendapat 832.801 penonton. Sedangkan "Teman Tapi Menikah 1" (2018) mampu meraih 1.655.829 penonton.

Di antara film pertama dan kedua terdapat perbedaan disusunan pemainnya. Pada seri pertama, sosok Ayudia diperankan oleh Vanesha Prescilla sedangkan yang kedua digantikan oleh Mawar de Jongh.

Meski keduanya memiliki kemampuan akting yang berbeda, nyatanya sekuel dari "Teman Tapi Menikah" ini kurang mampu menarik perhatian masyarakat. Padahal sebelum rilis, film ini juga membuat sebuah konser yang dihadiri oleh banyak musisi.

9. "Toko Barang Mantan"

Diperankan oleh Reza Rahadian dengan rambut yang gondrong dan berpenampilan beda, ternyata tidak membuat masyarakat penasaran. "Toko Barang Mantan" hanya meraih 217.818 penonton.

10. "Dignitate"

Diperankan oleh sosok idola anak muda, Al Ghazali, Caitlin Halderman serta Giorgio Abraham tak membuat film ini meraup banyak penonton. Film arahan Fajar Nugros itu hanya dapat 236.210 penonton saja.

Baca juga: Corona dan tantangan film Indonesia

Baca juga: Daftar film Indonesia yang sukses adaptasi karya sineas Korea Selatan

Baca juga: PPFI imbau para produser untuk hentikan kegiatan produksi film

Oleh Maria Cicilia
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Wapres ungkap orang Italia produksi film tentang Islam di Indonesia

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar