Video call grup WhatsApp, bagaimana caranya?

Video call grup WhatsApp, bagaimana caranya?

Fitur video call Resmi dihapus Dari WhatsApp

Jakarta (ANTARA) - Mengobrol lewat video call WhatsApp mungkin cara terbaik untuk tetap terhubung dan berkomunikasi dengan rekan kerja, keluarga, atau teman masa sekolah, selama imbauan jarak sosial di tengah pandemi corona seperti saat ini.

Melakukan panggilan video dengan satu kontak mungkin biasa, tapi bagaimana jika Anda ingin melibatkan lebih dari satu orang melalui panggilan video grup?

Pertama, mulailah dengan memastikan bahwa Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp versi iOS atau Android terbaru.

Baca juga: Cara aplikasikan Whatsapp "dark mode"

Baca juga: Hati-hati, tautan grup WhatsApp bisa muncul di pencarian


Selanjutnya buka aplikasi WhatsApp dan mulai panggilan video dengan satu kontak.

Kemudian, cukup klik tombol Tambahkan Peserta (Add Participant) di kanan atas layar Anda, untuk menambahkan lebih banyak orang.

Terus tambahkan hingga Anda mencapai batas obrolan video di WhatsApp, yakni empat orang.

Pengguna WhatsApp menghabiskan sekitar dua miliar menit untuk panggilan setiap hari.

Dan angka ini tentu saja akan meningkat pada saat jarak sosial coronavirus.

Namun, kelemahan dari obrolan video WhatsApp adalah batasan jumlah pesertanya yang maksimal hanya empat orang.

Ini sama untuk Instagram, yang baru saja menerima pembaruan panggilan grup setelah perusahaan induknya Facebook mengumumkan fitur baru pada Mei 2018.

Jika obrolan video dengan empat orang secara bersamaan tidak cukup, Anda bisa beralih ke Snapchat.

Snapchat memungkinkan orang untuk melakukan obrolan video hingga 16 orang, serta panggilan grup hingga 32 orang.

Mereka yang memiliki lebih dari tiga teman yang perlu mereka ajak bicara pada satu waktu, memiliki platform obrolan video grup lain perlu dicoba.

Baca juga: WhatsApp sediakan WHO Health Alert informasi virus corona

Baca juga: Chatbot WhatsApp COVID-19 sudah aktif, ini nomornya

Baca juga: WhatsApp akan bawa fitur penghancur pesan otomatis

Pewarta: Suryanto
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Mudahnya belanja di pasar tradisional via WhatsApp

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar