Penasihat PM Inggris Dominic Cummings tunjukkan gejala corona

Penasihat PM Inggris Dominic Cummings tunjukkan gejala corona

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson memimpin rapat secara virtual membahas penanganan COVID-19 di London, Sabtu (28/3/2020). Boris Johnson yang sedang menjalani masa isolasi karena positif COVID-19, tetap memimpin rapat pagi untuk membahas penanganan virus corona di negara tersebut. ANTARA FOTO/Andrew Parsons/10 Downing Street/Handout via REUTERS/pras.

Dominic Cummings mengalami gejala virus corona selama akhir pekan dan kini dalam isolasi,
London (ANTARA) - Penasihat senior Perdana Menteri Inggris Boris Johnson, Dominic Cummings, menunjukkan gejala virus corona dan menjalani karantina mandiri di rumah, seperti diungkapkan redaktur Daily Mail pada Senin.

"Dominic Cummings mengalami gejala virus corona selama akhir pekan dan kini dalam isolasi," kata Jason Groves. "Sumber dari Downing Street Nomor 10 mengatakan ia masih 'melakukan kontak'."

Johnson pada Jumat menjadi pemimpin terkemuka negara besar dunia yang terbukti positif virus corona. Menteri Kesehatan Matt Hancock juga terbukti mengidap COVID-19 dan ketua penasihat medis Chris Whitty kini sedang melakukan karantina mandiri.

Inggris awalnya mengambil pendekatan yang paling sederhana untuk menekan penyebaran penyakit tersebut dibanding negara Eropa lainnya seperti Italia.

Namun Johnson memberlakukan kontrol ketat setelah sebuah proyeksi menunjukkan seperempat juta orang berpotensi kehilangan nyawa.

Selain menghadirkan ancaman nyawa, corona juga memorak-porandakan aktivitas bermasyarakat maupun berolahraga di mana-mana, termasuk di Inggris. Liga Premier yang menjadi ajang kompetisi klub-klub bergengsi dan paling dinantikan para pemirsa di seluruh dunia  itu juga ikut terdistraksi oleh corona.

Penangguhan kompetisi sepak bola di negara yang melahirkan novelis Jane Austin itu membuat banyak klub besar seperti Manchester CIty, yang menjadi juara Liga Premier tahun lalu, berupaya andil dalam perang melawan corona. Caranya antara lain dengan menawarkan kepada pemerintah untuk memanfaatkan stadion Etihad sebagai tempat melatih tenaga medis menangani corona.

Tak hanya itu, para atlet dan pelatih olahraga pun berpartisipasi memberikan sumbangan finansial untuk mengatasi wabah corona, seperti yang dilakukan antara lain oleh pelatih Manchester City Pep Guardiola, yang merogoh koceknya senilai Rp1,99 miliar bagi korban corona yang memerlukan.

 Sumber: Reuters

Baca juga: Inggris impor 10 ribu ventilator, termasuk yang dibuat Ford
Baca juga: Inggris masih lockdown, Mourinho awasi latihan pemain Spurs via video
Baca juga: Pangeran William imbau publik perhatikan kesehatan mental saat wabah

Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Mulyo Sunyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Penjagaan di pintu masuk Kabupaten Barito Kuala diperketat

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar