Bahlil optimistis realisasi investasi tetap tumbuh di tengah COVID-19

Bahlil optimistis realisasi investasi tetap tumbuh di tengah COVID-19

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia (kiri). ANTARA/HO-BKPM.

Di sini momentum ujian besar bagi bangsa kita untuk kompak memberikan yang terbaik
Jakarta (ANTARA) - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia tetap optimistis realisasi investasi sepanjang triwulan pertama 2020 (Januari-Maret 2020) masih tetap tumbuh meski penyebaran virus corona (COVID-19) masif.

"Dari awal saya katakan sekalipun virus corona menimpa dunia termasuk bangsa kita, kami dari BKPM selalu optimis insya Allah ada pertumbuhan triwulan 1/2020 dibandingkan triwulan 1/2019," katanya dalam penandatanganan nota kesepahaman dengan Menteri BUMN Erick Thohir di Jakarta, Senin.

Meski tak merinci proyeksinya, Bahlil memastikan capaian realisasi investasi triwulan pertama 2020 akan diumumkan sesuai jadwal yakni sekitar akhir April mendatang.

Mantan Ketua Umum Hipmi itu menekankan perlunya membangun optimisme di kalangan pemerintah hingga pelaku usaha guna membangun perekonomian nasional.

"Di sini momentum ujian besar bagi bangsa kita untuk kompak memberikan yang terbaik," ujarnya.

Sebelumnya, Bahlil menyatakan optimistis realisasi investasi pada triwulan pertama 2020 tumbuh lebih baik dibandingkan triwulan pertama 2019, yakni sekitar 5 persen hingga 6 persen.

"Insya Allah realisasi investasi pada triwulan pertama 2020 dibandingkan triwulan pertama 2019 ada perkembangan. Kita akan umumkan akhir April nanti," ujarnya.

Lebih lanjut Bahlil menjelaskan tren kenaikan disebabkan oleh investasi eksisting yang progresnya terus berjalan bahkan sudah mencapai sekitar 50-60 persen. Sebab kedua, yakni keberhasilan BKPM menyelesaikan investasi yang mangkrak hingga senilai Rp200 triliun lebih.

Kemudian, BKPM juga mengubah pola yang selama ini menunggu investasi datang menjadi “jemput bola”. Pihak BKPM akan mendatangi investor-investor yang belum merealisasikan investasi mereka dan mendampingi hingga mereka merealisasikan investasinya.

“Kami datangi teman-teman yang belum merealisasikan karena persoalan izin, tanah, atau persoalan bimbang, itu kami dampingi. Kami yakinkan pihak-pihak tersebut agar bisa segera direalisasikan,” kata Bahlil.

Baca juga: Bahlil akan kirim personel ke BUMN bantu isi kegiatan penanaman modal
Baca juga: BKPM: minat usaha tetap tumbuh di tengah pandemi COVID-19
Baca juga: Investasi triwulan pertama 2020 diprediksi melambat karena COVID-19

Pewarta: Ade irma Junida
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Kepala BKPM nilai Perpres No.10/2021 untuk pemerataan ekonomi di daerah

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar