Cegah corona, TNI AD siapkan kendaraan khusus penyemprot disinfektan

Cegah corona, TNI AD siapkan kendaraan khusus penyemprot disinfektan

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa saat melakukan video telekonferensi bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto yang berlangsung di Markas Besar Angkatan Darat (Mabes AD), Jumat (27/3/ 2020). (ANTARA/ HO)

Jakarta (ANTARA) - TNI Angkatan Darat (AD) mempersiapkan tiga jenis kendaraan khusus penyemprot cairan disinfektan untuk memerangi penyebaran virus corona (COVID-19) di Indonesia.

"TNI AD sudah menyiapkan kendaraan khusus untuk penyemprotan disinfektan untuk memerangi COVID-19," kata Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Andika Perkasa dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Selasa (31/3).

Tiga jenis kendaraan yang disiapkan TNI untuk perang melawan COVID-19 yaitu L200, Defender, serta Jimny Unimog yang semuanya dilengkapi pompa dan tabung penyemprot berisi cairan disinfektan.

Baca juga: PMI Jakarta Barat kerahkan truk kapasitas 2.400 liter untuk disinfeksi
Baca juga: Pakar: Penyemprotan disinfektan tidak dianjurkan dengan cara "fogging"
Baca juga: TNI AU dan FASI semprot disinfektan menggunakan drone di Jaktim


Adapun spesifikasi masing-masing kendaraan antara lain, untuk kendaraan jenis L200 memiliki pompa penyemprot dengan kekuatan 5,5 hp dan 6 nosel. Lalu, kendaraan jenis Defender dilengkapi pompa penyemprot berkekuatan 5,5 hp dengan 8 nosel.

Terakhir, untuk kendaraan Jimny, dilengkapi dua tabung disinfektan dan satu mesin penyemprot bahan bakar, serta penyemprot dengan 10 nosel.

Selain menyiapkan kendaraan penyemprotan disinfektan untuk memerangi COVID-19, TNI AD juga menyiapkan para personel prajurit yang dilengkapi alat pelindung diri (APD) untuk melakukan tugas menyemprot disinfektan.

Baca juga: Guru besar ingatkan penyemprotan disinfektan bisa matikan bakteri baik
Baca juga: Pemprov Jakarta disinfeksi permukiman dan jalan gunakan "drone"


Seluruh kendaraan dan prajurit khusus tersebut akan dioperasikan ke seluruh wilayah Indonesia demi memutus mata rantai penyebaran COVID-19.

Pewarta: Abdu Faisal
Editor: M Arief Iskandar
COPYRIGHT © ANTARA 2020

KSAD sebut hasil "swab test" kedua nyatakan 27 prajurit negatif

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar