Harga sawit Riau naik akibat Malaysia tetapkan "Lockdown"

Harga sawit Riau naik akibat Malaysia tetapkan "Lockdown"

TBS sawit (Antaranews Kalsel/ohi/ist)

Kota Pekanbaru (ANTARA) - Harga sawit Riau untuk seminggu ke depan mengalami kenaikan akibat dipicu oleh terjadinya "lockdown" atau larangan masuk yang dilakukan oleh pemerintah Malaysia karena kondisi darurat terkait pandemi Covid-19 itu.

"Kebijakan ini justru mengakibatkan gangguan pasokan yang mengganggu aktivitas produksi CPO di Malaysia, sehingga pembeli mengalihkan pembelian CPO ke Indonesia," kata Kepala Bidang (Kabid) Pengolahan dan Pemasaran, Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Riau, Defris Hatmaja di Pekanbaru, Selasa.

Menurut Defris, sebagaimana diketahui Indonesia dan Malaysia adalah produsen CPO terbesar dunia sehingga wajar pembeli mengalihkan pembelian ke Indonesia karena Malaysia lockdown akibat virus Covid-19.

Sedangkan faktor internal yang memicu kenaikan harga TBS CPO Riau untuk seminggu ke depan, katanya, lebih disebabkan oleh terjadinya kenaikan harga jual CPO dan kernel seluruh perusahaan sumber data.

"Harga TBS kelapa sawit penetapan ke 13 bulan Maret 2020 (periode 1-7 April) di tahun 2020 mengalami kenaikan pada setiap kelompok umur kelapa sawit dengan jumlah kenaikan terbesar pada kelompok umur 10-20 tahun yang mengalami kenaikan sebesar Rp160,80/Kg atau mencapai 10,05 persen dari harga minggu lalu, sehingga harga pembelian TBS petani untuk periode satu minggu kedepan menjadi Rp1.761,30/Kg," katanya.

Untuk harga jual CPO, dari PTPN V mengalami kenaikan sebesar Rp555,14/Kg, dari PT Sinar Mas Group mengalami kenaikan harga sebesar Rp570,31/Kg, dari PT Astra Agro Lestari Group mengalami penurunan sebesar Rp364,06/Kg, dari PT Asian Agri Group mengalami kenaikan harga sebesar Rp511,05/Kg.

Selain itu dari PT. Citra Riau Sarana mengalami kenaikan sebesar Rp487,50/Kg dari harga minggu lalu. Sedangkan untuk harga jual kernel, dari PT Astra Agro Lestari Group mengalami kenaikan sebesar Rp439,09/Kg, dari PTAsian Agri Group mengalami kenaikan harga sebesar Rp150,00/Kg, dan dari PT. Citra Riau Sarana mengalami penurunan sebesar Rp388,55/Kg dari harga minggu lalu.

Ia menyebutkan, hargaTBS CPO Riau untuk umur tiga tahun tercatat sebesar Rp1.299,40/kg, untuk umur empat tahun Rp1.407,40/kg, umur lima tahun Rp1.538,05/kg, umur enam tahun Rp1.574,97/kg, umur tujuh tahun Rp1.636,36/kg, umur delapan tahun Rp1.681,52/kg, umur sembilan tahun Rp1.721,02/kg, Umur 21 tahun Rp1.686,53/kg, dan umur 22 tahun Rp1.678,07/kg, umur 23 tahun Rp1.671,02/kg, umur 24 tahun Rp1.600,48/kg, umur 25 tahun Rp1.561,68/kg, indeks K 87,34 persen, harga CPO Rp8.075,74/kg, harga Kernel Rp4.499,65/kg. ***1***T.F011







 

Pewarta: Frislidia
Editor: Adi Lazuardi
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Presiden minta lahan tak hanya ditanami sawit & karet

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar