KPAI: Jelaskan COVID-19 pada anak sesuai dengan usianya

KPAI: Jelaskan COVID-19 pada anak sesuai dengan usianya

Dokumentasi - Anak-anak memanfaatkan fasilitas tempat cuci tangan atau wastafel portabel di jalan Bata, Kelurahan Babakan Pasar, Kota Bogor, Jawa Barat, Jumat (27/3/2020). ANTARA FOTO/Arif Firmansyah/foc.

jelaskan bahwa virus corona menyerang daya tahan tubuh
Jakarta (ANTARA) - Wakil Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Rita Pranawati mengatakan orang tua perlu menjelaskan tentang virus corona penyebab COVID-19 kepada anak disesuaikan dengan usia anak.

"Penting untuk menjelaskan apa yang diserang oleh virus corona. Jelaskan bahwa virus corona menyerang daya tahan tubuh, sehingga sistem imun tubuh perlu diperkuat," kata Rita saat dihubungi di Jakarta, Selasa.

Rita mengatakan anak perlu dijelaskan tentang virus corona yang bisa ditangkal dengan pola hidup dan pola makan yang sehat.

Menurut Rita, pandemi COVID-19 sebenarnya bisa dimanfaatkan sebagai momentum untuk melatih anak untuk berperilaku hidup sehat, termasuk makan makanan yang bergizi dan berolahraga.

Baca juga: Kamidia Radisti sempat kesulitan beri pengertian anak soal corona
Baca juga: KPAI sarankan orang tua tegas tolak anak tetangga main ke rumah
Baca juga: KPAI dukung sekolah diliburkan guna batasi penularan COVID-19


Anak yang mungkin suka memilih-milih makanan sebelumnya, bisa mulai diajarkan untuk makan sayuran dan buah sebagai upaya meningkatkan daya tahan tubuh dari serangan virus corona.

"Sekaligus anak bisa diajarkan tentang jenis-jenis sayuran dan buah-buahan. Mana yang termasuk sayur dan mana yang termasuk buah," tuturnya.

Selain itu, anak juga bisa mulai dibiasakan untuk berperilaku hidup bersih dengan rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir serta mandi dan berganti pakaian dengan pakaian yang bersih setelah bepergian.

"Anak perlu diterangkan bahwa perilaku hidup bersih harus dilakukan untuk mencegah virus corona menyerang tubuh kita," katanya. 

Baca juga: Kemensos dan Unicef kerja sama lindungi anak dari COVID-19
Baca juga: 30 ribu napi dan anak akan dibebaskan di tengah wabah COVID-19
Baca juga: Psikolog: Jangan jadikan isolasi mandiri sebagai beban

Pewarta: Dewanto Samodro
Editor: Budhi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Sentuhan Meidy jadikan "Artificial Intelligent" buatannya diakui dunia

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar