Keunggulan printer Epson spesialis foto 12 warna

Keunggulan printer Epson spesialis foto 12 warna

Printer spesialis foto 12 warna dari Epson (ANTARA/HO)

Jakarta (ANTARA) - Epson Indonesia mengenalkan dua printer foto 12 warna, SureColor SC-P7530 untuk ukuran cetak 24 inci dan SureColor SC-P9530 berukuran cetak 44 inci.

Mesin khusus cetak foto 12 warna itu diklaim menawarkan keunggulan antara lain gambar detail, jangkauan warna luas dan kecepatan cetak tinggi.

"Selain dapat digunakan untuk perbesaran foto di studio foto, SureColor SC-P7530/SC-P9530 ideal untuk para seniman, fotografer, industri proofing dan packaging, karena mereka menawarkan detail gambar yang andal, jangkauan warna yang luas dan kecepatan cetak yang tinggi," ujar Product Marketing Commercial Industry Manager Epson, Lina Mariani, dalam siaran pers, Selasa malam.

Lina menambahkan, dua mesin cetak itu dilengkapi tinta UltraChrome PRO12 terbaru yang dikembangkan Epson dengan teknologi K3.

Terdapat dedicated channel masing-masing untuk Photo Black dan Matte Black, serta mencakup warna oranye, hijau dan ungu, guna memberikan akurasi warna yang mengesankan.

Selain dilengkapi 12 warna, printer itu juga punya teknologi "printhead" terbaru, PrecisionCore®️ MicroTFP®️ dengan 800 nozel untuk setiap warna, guna menghasilkan penempatan titik yang akurat dan menghilangkan kesalahan cetak.

Printer itu juga menggabungkan produksi kecepatan tinggi dengan kualitas berkat "printhead" μTFP12 beresolusi 300dpi 12 saluran.

Dengan ukuran printhead 2,6 kali lebih besar, printer dapat mencetak 2,4 kali lebih cepat dibandingkan seri sebelumnya.

Keduanya juga mampu menghasilkan gambar dengan gradasi halus dan tekstur yang akurat. SC-P7530/SCP9530 dapat mencetak di media kanvas, kertas foto dan objek cetak lainnya.

Kelebihan lain yang ditawarkan adalah kemudahan pemakaian berkat layar LCD 4,3 inci untuk mengoperasikan printer, serta kemudahan perawatan oleh pengguna secara langsung.

Perangkat tambahan yang dapat disematkan pada printer ini adalah harddisk terintegrasi dengan Adobe Postscript dan SpectroProofer untuk pengukuran warna yang lebih cepat dan lebih akurat.

Printer itu hanya memerlukan daya listrik sekira 110 watt.


Baca juga: Mercedes-Benz tawarkan printer 3D cetak alat medis di tengah corona

Baca juga: Epson rilis dua printer bertinta "fluoresens" untuk tekstil

Baca juga: Renault gunakan printer 3D untuk membuat pelindung medis

Pewarta: Alviansyah Pasaribu
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Menkeu hibahkan laptop dan printer IMF-WB untuk dunia pendidikan

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar