Vietnam terapkan 15 hari pembatasan sosial, KBRI Hanoi tetap buka

Vietnam terapkan 15 hari pembatasan sosial, KBRI Hanoi tetap buka

Duta Besar Indonesia untuk Vietnam Ibnu Hadi memberi paparan dalam sesi wawancara khusus dengan ANTARA di Wisma ANTARA, Jakarta, Sabtu (19/10/2019). (ANTARA/Genta Tenri Mawangi)

Kegiatan KBRI masih berjalan seperti biasa walaupun mulai 1 April sampai 15 April berlaku ketentuan mirip dengan lockdown, hampir semua tempat tutup di sini
Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Vietnam mulai menerapkan pembatasan sosial selama 15 hari untuk menangani krisis COVID-19, namun Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Hanoi tetap membuka layanan dengan memperhatikan protokol jaga jarak.

"Kegiatan KBRI masih berjalan seperti biasa walaupun mulai 1 April sampai 15 April berlaku ketentuan mirip dengan lockdown, hampir semua tempat tutup di sini," kata Duta Besar Indonesia untuk Vietnam Ibnu Hadi ketika dihubungi ANTARA dari Jakarta, Rabu.

Meskipun begitu, protokol pencegahan COVID-19 juga dilakukan. Misalnya dengan menjaga jarak aman satu dengan lain untuk menghindari penularan virus corona dan tidak diizinkan berkumpul lebih dari dua orang.

Layanan Umah Indo, semacam pojok belajar bahasa dan budaya Indonesia di KBRI Hanoi, dihentikan sementara seiring dengan imbauan pemerintah setempat untuk menutup tempat-tempat umum seperti kafe, bioskop, toko-toko, kecuali toko makanan, kata Ibnu menambahkan.

Dengan pembatasan sosial tersebut, "Mulai 1 April tengah malam, semua orang diwajibkan diam di rumah dan hanya dapat keluar untuk membeli makanan atau jika dalam keadaan darurat, serta harus berjarak minimal dua meter dari orang lain," ujar Perdana Menteri Vietnam Nguyen Xuan Phuc, dikutip dari Reuters.

Penerbangan internasional dari dan ke Vietnam juga sudah dihentikan secara bertahap sejak pekan lalu, sementara penerbangan domestik masih dibuka dengan frekuensi terbatas.

Warga negara Indonesia (WNI) yang saat ini berada di Vietnam bisa berkontak dengan KBRI Hanoi atau Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Ho Chi Minh City. KBRI sendiri menyediakan sambungan hotline di nomor +84705231990.

Per hari ini, lebih dari 860.000 kasus infeksi virus corona dilaporkan dari seluruh dunia. Di Vietnam, jumlah kasus yang muncul relatif sedikit, yakni sebanyak 212 kasus, tanpa satupun kasus yang berakhir kematian.

Baca juga: Juru masak di Hanoi sebarkan kebahagiaan dengan "coronaburger"
Baca juga: Vietnam akan tangguhkan pemberian visa demi cegah COVID-19

Pewarta: Suwanti
Editor: Mulyo Sunyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Kilas NusAntara Malam

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar