Padang tetapkan RSUD Rasidin sebagai rumah sakit khusus COVID-19

Padang tetapkan RSUD Rasidin sebagai rumah sakit khusus COVID-19

Seorang petugas medis memasuki RSUD Rasidin Padang. (Antara/Iggoy El Fitra)

perlengkapan dan APD, alhamdulillah ada banyak pihak yang membantu
Padang, (ANTARA) - Pemerintah Kota Padang menetapkan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rasidin yang berlokasi di Gunung Sarik, Kuranji, Padang sebagai rumah sakit khusus untuk menangani pasien yang terjangkit Corona Virus Disease (COVID-19).

"Berdasarkan hasil rapat Forkopimda dan hasil koordinasi dengan provinsi disepakati RSUD Rasidin sebagai rumah sakit khusus COVID-19," kata Wali Kota Padang Mahyeldi di Padang, Rabu.

Menurut dia penetapan tersebut efektif mulai hari ini dan semua pasien lain di luar corona mulai dipindahkan ke rumah sakit lain.

Baca juga: Padang Panjang adakan penyemprotan disinfektan massal, atasi COVID-19
Baca juga: Wali Kota Padang terbitkan instruksi larangan warga keluar malam


Mahyeldi menjelaskan warga yang berstatus orang dalam pengawasan dan pasien dalam pengawasan akan dikarantina di rumah sakit ini.

"Termasuk warga dari luar Padang yang baru saja bepergian dari daerah terjangkit," kata dia.

Saat ini sudah mulai dilakukan berbagai persiapan termasuk perlengkapan pendukung dan alat pelindung diri bagi tenaga medis.

Jika menunggu semua lengkap tidak memungkinkan, sehingga secara berangsur akan dilengkapi, ujarnya lagi.

Baca juga: PDP yang meninggal di Medan punya riwayat pernah ke Padang
Baca juga: Seorang penumpang dievakuasi dari Bandara Tampa Padang Mamuju


Ia menyampaikan RSUD Rasidin akan dipakai untuk merawat pasien COVID-19 hingga wabah ini berakhir.

Untuk tenaga medis ia menyampaikan saat ini sedang mempersiapkan untuk diinapkan di hotel.

"Kalau untuk perlengkapan dan APD, alhamdulillah ada banyak pihak yang membantu mulai dari perusahaan swasta hingga komunitas masyarakat," ujarnya.

Mahyeldi menyebutkan saat ini di Padang terdapat 2.727 orang berstatus pelaku perjalanan dari daerah terjangkit, orang dalam pengawasan 96 orang, pasien dalam pengawasan 11 orang, positif enam orang, meninggal satu orang, negatif 4 orang dan menunggu hasil tes 1 orang.
 
Baca juga: Pembatasan selektif, orang sakit "dilarang" masuk Sumbar
Baca juga: Satu pasien positif COVID-19 di Padang meninggal dunia
Baca juga: Dua pasien positif COVID-19 di Padang pernah ke Jakarta, sebut Dinkes



 

Pewarta: Ikhwan Wahyudi
Editor: Budhi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Presiden minta ada terobosan penanganan COVID-19

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar