DKI Jakarta membutuhkan bantuan masyarakat untuk tenaga medis

DKI Jakarta membutuhkan bantuan masyarakat untuk tenaga medis

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kanan) simak penjelasan Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti (kedua kiri) tentang penggunaan alat pelindung diri (APD) bagi tenaga medis di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (23/3/2020). ANTARA/HO Humas Pemprov DKI/am.

Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta masih membutuhkan bantuan masyarakat bagi tenaga medis yang menangani pasien wabah COVID-19 antara lain alat pelindung diri (APD), masker, sarung tangan dan disinfektan.

Hingga Selasa (31/3/2020) dukungan bantuan berupa pakaian, sarung tangan, disinfektan dan natura telah diterima dan akan disalurkan kepada tenaga medis yang membutuhkan.

"Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengapresiasi dan berterima kasih kepada berbagai pihak yang telah memberikan bantuan dalam penanganan COVID-19," ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta dr Dwi Oktavia dalam konferensi pers di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu.

Baca juga: PMI lakukan penyemprotan disinfektan di dua Kedubes

Adapun bantuan bagi tim medis yang diterima Pemprov DKI Jakarta berupa 350 potong pakaian dalam tim medis perempuan dan 160 potong pakaian dalam tim medis laki-laki dari Uniqlo.

Pemprov DKI juga mendapat bantuan peralatan medis berupa 4.000 pasang sarung yangan dari TFI Foods dan 500 pasang sarung tangan dari masyarakat.

Bantuan peralatan sterilisasi juga didapatkan dari masyarakat sebanyak 120 liter larutan desinfektan, 200 unit alkohol swab dan 10 liter alat cuci tangan (hand sanitizer).

Selain itu, Pemprov DKI juga mendapat dukungan natura berupa 2.100 kaleng susu kemasan dari PT Nestle Indonesia.
Baca juga: Jaktour sediakan makanan bergizi dan higienis untuk tim medis COVID-19

Pewarta: Abdu Faisal
Editor: Sri Muryono
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Lebih dari 6.300 kendaraan menuju Jabodetabek diminta putar balik

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar