Menlu upayakan peningkatan kerja sama internasional tangani COVID-19

Menlu upayakan peningkatan kerja sama internasional tangani COVID-19

Presiden Joko Widodo (tengah) didampingi Menlu Retno Marsudi (kiri) dan Menkeu Sri Mulyani mengikuti forum KTT Luar Biasa G20 secara virtual dari Istana Bogor, Jawa Barat, Kamis (26/3/2020). KTT yang digagas oleh Arab Saudi selaku Ketua G20 tahun ini tersebut membahas upaya negara-negara anggota G20 dalam penanganan COVID-19. ANTARA FOTO/HO/Biro Pers Sekretariat Presiden/Muchlis Jr/pras.

Jakarta (ANTARA) - Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengupayakan peningkatan kerja sama internasional dengan beberapa negara mitra guna menangani wabah virus corona tipe baru atau COVID-19, menurut Kementerian Luar Negeri RI, Rabu.

Pembicaraan dengan sejumlah menteri luar negeri asing secara intensif dilakukan Retno dalam 10 hari terakhir, antara lain dengan menlu Inggris, India, Malaysia, Singapura, Ukraina, Korea Selatan, Jepang, dan Kanada.

Dalam pembicaraan melalui sambungan telepon tersebut, Menlu Retno selalu menggarisbawahi kepentingan untuk meniadakan hambatan perdagangan di tengah kebijakan penutupan perbatasan dan pembatasan pergerakan yang diterapkan di banyak negara untuk membendung dampak COVID-19.

“Karena meskipun kondisi seperti ini saat lalu lintas orang terbatas, tetapi lalu lintas barang dan perdagangan harus didorong agar terus berjalan,” kata Pelaksana Tugas Kepala Biro Dukungan Strategis Pimpinan (BDSP) Kemlu Achmad Rizal Purnama kepada wartawan melalui konferensi video, Rabu.

Pesan tersebut juga sesuai dengan komitmen yang disepakati oleh para pemimpin G20 dalam pertemuan secara virtual pada 26 Maret  untuk memastikan aliran barang tidak terhambat (unhindered flow of goods).


Selain itu, Menlu Retno juga meminta perhatian pemerintah setempat terhadap WNI yang ada di sejumlah negara seperti halnya Indonesia yang membantu memastikan keselamatan dan perlindungan warga mereka di Indonesia.

Kemudian, Menlu Retno berupaya mewujudkan kerja sama antara Indonesia dengan negara-negara mitra tersebut.

“Misalnya dengan India, Menlu mengeksplorasi kerja sama farmasi pembuatan obat. Mungkin kita bisa memproduksi obat-obatan yang bahan bakunya berasal dari India, sehingga kerja sama ini bisa kita lanjutkan atau bahkan ditingkatkan,” tutur Rizal.

Sebagai anggota Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Menlu Retno terlibat secara detail, rinci, dan intensif dengan seluruh anggota gugus tugas untuk memastikan Indonesia siap menangani wabah virus itu, khususnya dalam meningkatkan kerja sama internasional. Baca juga: Menlu RI, Jepang berdiskusi tentang penyebaran COVID-19

Baca juga: Kunjungan dan transit WNA ke Indonesia dihentikan sementara

Baca juga: Pemerintah terus berupaya melindungi WNI di luar negeri



 

Menlu minta WNI yang bepergian ke luar negeri segera pulang

 

Pewarta: Yashinta Difa Pramudyani
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar