Satgas: Enam pasien positif COVID-19 di Bali sembuh

Satgas: Enam pasien positif COVID-19 di Bali sembuh

Ketua Satgas Penanggulangan COVID-19 Provinsi Dewa Made Indra saat menyampaikan keterangan di Denpasar (Antaranews Bali/Dok Pemprov Bali/2020)

Denpasar (ANTARA) - Ketua Satgas Penanggulangan COVID-19 Provinsi Bali Dewa Made Indra mencatat hingga 1 April 2020, di provinsi setempat ada tambahan enam kasus positif COVID-19 dan sekaligus juga enam orang yang dinyatakan sembuh.

"Berarti hari ini ada penambahan kasus positif COVID-19 sebanyak enam orang, karena kemarin saya umumkan 19 orang. Kemudian kabar baik harus saya informasikan pada masyarakat, dilaporkan enam orang yang positif COVID-19 juga sembuh dan dipersilakan pulang," kata Dewa Indra saat menyampaikan keterangan melalui video streaming di Denpasar, Rabu.

Dia mengemukakan, secara kumulatif jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) COVID-19 di Bali hingga saat ini sebanyak 157 orang. Dari jumlah PDP tersebut, hasil uji sampel swab yang sudah keluar sebanyak 136 orang, yakni 111 orang dinyatakan negatif dan 25 orang positif COVID-19.

Dibandingkan data pada Selasa (31/3) dengan jumlah kasus positif COVID-19 sebanyak 19 orang, ada enam tambahan kasus positif sehingga menjadi 25 orang, sedangkan yang sembuh, secara akumulatif sekarang menjadi 10 orang karena sebelumnya yang sembuh ada empat orang.

Dewa Indra yang juga Sekda Provinsi Bali itu merinci, dari jumlah kumulatif yang sembuh sebanyak 10 orang itu terdiri dari dua WNA dan delapan WNI.

"Adanya pasien yang sembuh ini menumbuhkan keyakinan dan kepercayaan pada kita semua, bahwa COVID-19 bisa kita sembuhkan, caranya dengan disiplin menjaga kesehatan dan disiplin melakukan karantina. Itu adalah kuncinya," ucapnya.

Meskipun ada tambahan enam kasus positif COVID-19 baru, kata Dewa Indra, hari ini juga disampaikan dua orang diantara yang enam positif itu dinyatakan sembuh.

Baca juga: Satgas: Empat pasien positif COVID-19 di Bali sembuh

Mengapa bisa dinyatakan positif sekaligus sembuh, kata Dewa Indra, karena dua pasien tersebut sembari menunggu hasil lab dari Balitbangkes Kemenkes, secara fisik kondisinya setelah menjalani perawatan di RS itu sehat dan pihak RS juga melakukan uji swab.

"Yang lama itu menunggu hasil lab di Kemenkes yang menyatakan positif. Meskipun di Bali sudah bisa melakukan uji lab, tetapi sesuai dengan protokol kesehatan COVID-19, tetap harus diuji lab di Jakarta," ucapnya.

Baca juga: Koster naikkan status penanggulangan COVID-19 jadi tanggap darurat

Hasil uji lab dari Balitbangkes yang menyatakan pasien tersebut positif COVID-19 baru didapatkan, sedangkan sebelumnya dari pihak RS juga sudah melakukan uji swab lagi bagi dua pasien itu sebanyak dua kali dan hasilnya negatif.

Baca juga: RSUP Sanglah rawat 21 pasien dalam pengawasan COVID-19

Dewa Indra kembali mengingatkan masyarakat Bali untuk mematuhi protokol kesehatan yang selama ini sudah terus disampaikan, di antaranya dengan mengikuti imbauan untuk menjaga jarak, mengedepankan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), meniadakan kegiatan yang melibatkan orang banyak, rajin berolahraga, menjaga kebugaran tubuh, dan mengkonsumsi makanan dengan nutrisi seimbang.

Pewarta: Ni Luh Rhismawati
Editor: Masuki M. Astro
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Pemerintah tetapkan Rp 150 ribu untuk tarif tertinggi

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar