Positif COVID-19 di Kaltim bertambah satu jadi 21 orang

Positif COVID-19 di Kaltim bertambah satu jadi 21 orang

Plt Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim, Andi Muhammad Ishak. ANTARA/Arumanto

saat ini telah menjalani isolasi di RSUD Parikesit, Tenggarong
Samarinda (ANTARA) - Kasus pasien positif COVID-19 di Provinsi Kalimantan Timur bertambah satu orang, sehingga total menjadi 21 orang berdasarkan update Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur, Rabu (1/4).

Plt Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim, Andi Muhammad Ishak kepada awak media di Samarinda, Rabu, mengatakan tambahan satu orang positif COVID-19 tersebut berasal dari wilayah Kutai Kartanegara, dan saat ini telah menjalani isolasi di RSUD Parikesit, Tenggarong.

"Sedangkan untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Kaltim bertambah tiga, yaitu berasal dari Balikpapan satu orang dan Samarinda dua orang. Total, PDP 178 pasien," jelasnya.

Baca juga: Pemprov Kaltim Distribusikan Bantuan APD dari Pusat
Baca juga: Kasus positif COVID-19 di Kaltim bukan transmisi lokal


Andi Ishak mengingatkan bahwa Pemprov Kaltim tak henti-hentinya mengimbau masyarakat untuk bersama melakukan Physical Distancing atau Social Distancing menjauhi segala bentuk kerumunan/keramaian, menjaga jarak antar manusia, menghindari berbagai pertemuan yang melibatkan banyak orang.

"Sebenarnya sudah terbit Peraturan Pemerintah Nomor 21/2020 tentang penetapan pembatasan sosial. Hal ini dalam rangka percepatan mencegah penularan COVID-19," kata Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 di Provinsi Kaltim yang juga Plt Kepala Dinkes Kaltim H Muhammad Andi Ishak.

Selain itu, pemerintah daerah juga mengajak masyarakat untuk melaksanakan perilaku hidup sehat, mulai dengan mencuci tangan dengan sabun. Dengan sabun dinilai mampu menghancurkan virus tersebut, asalkan dilakukan dengan benar.

Baca juga: Gubernur Kaltim imbau masyarakat tidak panik
Baca juga: Pupuk Kaltim berikan bantuan APD dan makanan untuk petugas medis


 

Pewarta: Arumanto
Editor: Budhi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2020

3 strategi penanganan flu burung disarankan untuk tangani COVID-19

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar