Kemarin, riuh BPTJ penutupan jalan hingga awak medis positif COVID-19

Kemarin, riuh BPTJ penutupan jalan hingga awak medis positif COVID-19

Pengemudi ojek online melintasi spanduk penutupan jalan di kawasan Pondok Pinang, Jakarta, Rabu (1/4/2020). Penutupan jalan di kawasan Pondok Pinang, Kecamatan Kebayoran Lama tersebut merupakan inisiatif warga untuk mencegah penyebaran virus corona (COVID-19) di sekitar tempat tinggal mereka. ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/hp. (ANTARAFOTO/PUSPA PERWITASARI)

Jakarta (ANTARA) - Rabu (1/4) kemarin, Badan Pengelola Transportasi Jakarta (BPTJ) mengeluarkan surat edaran yang merekomendasikan penutupan jalan serta akses transportasi yang dinilai Dishub DKI kurang tepat hingga perkembangan terbaru terkait 84 tenaga medis dinyatakan positif COVID-19.

Berikut Redaksi Metropolitan LKBN ANTARA merangkumkan berita kemarin yang masih relevan untuk anda baca pagi ini, klik judul untuk membaca lebih lanjut:

1. Dishub: BPTJ tak perlu terbitkan edaran pembatasan transportasi-tol

Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengungkapkan seharusnya Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) tidak perlu menerbitkan surat edaran pembatasan transportasi umum hingga tol.

Menurut Syafrin, Rabu malam, surat tersebut tak perlu diterbitkan karena pembatasan sosial sebetulnya telah diatur oleh Peraturan Pemerintah Nomor 21 tahun 2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Dalam Rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).

"Karena sekarang sudah ada PP Nomor 21 tahun 2020, di mana mekanismenya adalah harus ada penetapan terlebih dahulu dari Menteri Kesehatan," kata Syafrin saat dihubungi.

2. Dirlantas Polda Metro tegaskan tidak ada penutupan jalan di Jakarta

Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya Kombes Polisi Sambodo Purnomo Yogo menegaskan, tidak ada penutupan jalan tol maupun jalan arteri di Jakarta terkait Surat Edaran dari Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Kemenhub RI tentang Pembatasan Penggunaan Moda Transportasi.

"Kami laporkan untuk wilayah hukum Polda Metro Jaya, lalu lintas sampai saat ini tetap normal, tidak ada penyekatan atau penutupan baik tol maupun arteri," kata Sambodo melalui keterangan tertulis di Jakarta, Rabu.

3. Dinkes DKI temukan 1,7 persen positif COVID-19 dalam tes cepat

Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta
menemukan sekitar 1,7 persen warga yang telah diperiksa positif terjangkit COVID-19 dalam pemeriksaan dengan metode tes cepat (rapid test).

"Sampai Selasa 31 Maret 2020, prosentase positif COVID-19 sebesar 1,7 persen dari yang sudah dilakukan pemeriksaan dengan total sebanyak 18.077 orang telah menjalani 'rapid test'," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, dr Dwi Oktavia mengatakan dalam konferensi pers di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu.

4. 84 tenaga kesehatan di DKI terinfeksi COVID-19

Tenaga kesehatan di DKI Jakarta yang positif terinfeksi virus corona (COVID-19) sampai Rabu sore berjumlah 84 orang.

Satu di antara tenaga kesehatan yang terinfeksi dinyatakan meninggal, dua di antaranya dalam kondisi hamil.

"Tersebar di 30 rumah sakit dan satu klinik di Jakarta," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta dr Dwi Oktavia dalam konferensi pers di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu.

5. Seorang pasien positif COVID-19 di RSKD Duren Sawit dinyatakan sembuh

Seorang pasien positif COVID-19 berinisial RS (54) dinyatakan sembuh oleh tim medis Rumah Sakit Khusus Daerah (RSKD) Duren Sawit, Jakarta Timur, Rabu pagi, setelah dua pekan dirawat.

"Dokter baru saja (kasih) informasi hasil tes swab negatif dan saya sudah bisa pulang dengan mengikuti prosedur yang akan disampaikan oleh perawat," kata RS kepada ANTARA melalui pesan singkat di Jakarta.

Pewarta: Livia Kristianti
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Kilas NusAntara Edisi COVID-19

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar