PM Inggris: rekor kematian harian COVID-19 jadi hari yang menyedihkan

PM Inggris: rekor kematian harian COVID-19 jadi hari yang menyedihkan

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson memimpin rapat secara virtual membahas penanganan COVID-19 di London, Sabtu (28/3/2020). Boris Johnson yang sedang menjalani masa isolasi karena positif COVID-19, tetap memimpin rapat pagi untuk membahas penanganan virus corona di negara tersebut. ANTARA FOTO/Andrew Parsons/10 Downing Street/Handout via REUTERS/pras.

London (ANTARA) - Perdana Menteri Inggris Boris Johnson pada Rabu menyesalkan data virus corona terbaru yang menunjukkan rekor kenaikan kematian di Inggris, dengan menyebutkan "hari yang menyedihkan."

Sebelumnya pemerintah melaporkan jumlah kematian bertambah 563 sehingga total menjadi 2.352 kematian hingga pukul 1600 GMT pada 31 Maret.

"Tak diragukan lagi, ini adalah hari yang menyedihkan," ucap Johnson melalui pesan video yang dibagikan di Twitter.

"Namun mari jangan kita ragukan bahwa jika kita dapat mengikuti program yang saat ini telah ditetapkan dan jika kita bisa mematuhi langkah-langkah yang telah dilakukan bersama, maka saya sepenuhnya yakin bahwa kita akan mulai menurunkan angka-angka tersebut."

Sumber: Reuters
Baca juga: PM Inggris Boris Johnson positif COVID-19
Baca juga: Inggris akan tingkatkan tes COVID-19 menjadi 25.000 per hari
Baca juga: Penasihat PM Inggris Dominic Cummings tunjukkan gejala corona

Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Atman Ahdiat
COPYRIGHT © ANTARA 2020

PM Inggris Boris Johnson positif COVID-19

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar