Sudin Kesehatan Jaksel apresiasi bantuan APD dari perusahaan swasta

Sudin Kesehatan Jaksel apresiasi bantuan APD dari perusahaan swasta

Humas Eksternal Saint Gobain Wida Septarina, Trade & Visibility Manager Yudi Surahman, Kepala Suku Dinas Kesehatan Kota Administrasi Jakarta Selatan M Helmi dan Kepala Sub Bagian Tata Usaha Suku Dinas Kesehatan Kota Administrasi Jakarta Selatan Mulyadi (kiri ke kanan) saat serah terima alat pelindung diri (APD) untuk tenaga medis yang menangani pasien virus corona atau COVID-19, di Kantor Sudin Kesehatan Jakarta Selatan, Kamis (2/4/2020). (ANTARA/HO-Humas Saint Gobain Indonesia)

bantuan itu akan disebar bagi tenaga media yang bekerja menangani pasien COVID-19 pada delapan rumah sakit di kawasan Jakarta Selatan
Jakarta (ANTARA) - Pihak Suku Dinas Kesehatan Jakarta Selatan mengapresiasi bantuan alat pelindung diri (APD) bagi tenaga medis di rumah sakit dari perusahaan swasta seperti PT Saint Gobain Grup untuk penanganan virus corona atau COVID-19.

"Bantuan tersebut akan sangat bermanfaat bagi tenaga kesehatan yang saat ini bertugas menangani pasien COVID-19 di RSUD, terima kasih atas kepedulian dan dukungannya terhadap kami," kata Kasudin Kesehatan Jakarta Selatan, M Helmi melalui keterangan tertulis di Jakarta, Kamis.

Baca juga: Seorang staf Kedubes AS Jakarta meninggal akibat COVID-19

Baca juga: Pemerintah siapkan bantuan sosial bagi masyarakat yang tidak mudik

Baca juga: Polda Metro salurkan bantuan presiden ke masyarakat Jakarta


Helmi mengatakan perusahaan semen mortar itu menyumbang APD bagi tenaga medis di rumah sakit kawasan Jakarta Selatan, berupa 950 buah "surgical gloves" dan "300 buah hooded coverall".

Rencana bantuan itu akan disebar bagi tenaga media yang bekerja menangani pasien COVID-19 pada delapan rumah sakit di kawasan Jakarta Selatan.

Sudin Kesehatan Jakarta Selatan bersama lintas sektoral dikatakan Helmi, telah telah melakukan berbagai upaya pencegahan penularan COVID-19.

"Apalagi Jakarta Selatan masuk ke kategori zona merah," ujar Helmi.

Upaya itu melalui kegiatan sosialisasi perilaku hidup sehat dan bersih kepada masyarakat tentang pencegahan COVID-19, memantau dan mengawasi Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalama Pengawasan (PDP) yang tidak dirawat di rumah sakit, dan menyelidiki epidemiologi.

Menerima konsultasi dari masyarakat secara "hotline" dan mengerahkan petugas kesehatan lingkungan untuk mendampingi pelaksanaan disinfeksi fasilitas umum yang sering dikunjungi warga serta lingkungan tempat tinggal warga yang menderita COVID-19.

Kemudian mengimbau masyarakat mematuhi himbauan pemerintah untuk tetap tinggal di rumah dan hanya keluar rumah untuk keperluan mendesak, jaga jarak aman dengan orang lain, bekerja dari rumah, belajar dari rumah, serta beribadah di rumah.

Trade & Visibility Manager Saint Gobain Indonesia, Yudi Surahman menuturkan pihaknya bersama seluruh perusahaan Saint Gobain di Asia Pasific akan menyumbangkan secara sukarela dari pendapatan pegawai untuk penyaluran masker yang saat ini semakin terbatas ke masyarakat khususnya tenaga medis yang bertugas dan dibagikan ke negara yang membutuhkan di wilayah operasional Saint Gobain kawasan Asia Pacific.

Direktur Marketing Nasional Indonesia dari Saint Gobain Indonesia, Anton Ginting menuturkan pegawai perusahaan semen mortar tersebut juga berkontribusi mendonasikan masker untuk mencapai target 500.000 masker bagi masyarakat di wilayah operasional Saint Gobain di kawasan Asia Pasific.

Saint Gobain mendukung penuh segala upaya penanganan COVID-19 untuk memastikan karyawan, pelanggan, dan partner bisnis aman dalam menjalankan kegiatan bisnis.

Contohnya, pemberlakuan kegiatan bekerja di rumah dan kerja shift untuk karyawan pabrik, pelindungan ekstra untuk tim di pabrik yang saat ini masih bekerja secara shift, serta prosedur protokol untuk memastikan kondisi seluruh karyawan Saint Gobain.

Pewarta: Taufik Ridwan
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Ratusan hotel dan restoran di Malang siap sambut "new normal"

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar