PDIP DKI diminta terlibat aktif dalam perangi COVID-19

PDIP DKI diminta terlibat aktif dalam perangi COVID-19

Perwakilan RSCM Perwakilan RSCM di Kantor DPD PDI Perjuangan DKI, Jalan Tebet Raya, Jakarta Selatan, Kamis (2/4) petang. ANTARA/Istimewa/pri.

Jakarta (ANTARA) - Seluruh kader dan anggota dewan dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) DKI Jakarta diinstruksikan untuk terlibat aktif dalam memerangi pandemi Virus Corona COVID-19.

"Kami dari DPD PDIP DKI Jakarta telah menginstruksikan pada kader di tingkat DPC dan PAC serta anggota dewan di DPRD untuk terlibat membantu pemerintah dan masyarakat dalam memerangi COVID-19," kata Ketua DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta Ady Wijaya dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.

Bahkan, kata dia, 25 kadernya yang menjadi anggota DPRD DKI wajib menyemprotkan cairan disinfektan, membagikan masker dan cairan pembersih tangan (hand sanitizer) kepada warga setiap pekan.

"Kita ini sekarang lagi perang melawan corona, mudah-mudahan persoalan ini selesai sebelum bulan Ramadan (April 2020)," katanya.

Baca juga: 54 pasien COVID-19 di DKI Jakarta sembuh

DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta juga menyerahkan alat tes cepat (rapid test) untuk mendeteksi awal potensi penyakit Virus Corona (COVID-19) kepada sejumlah rumah sakit di berbagai wilayah.

Teranyar, partai peraih kursi terbanyak di Parlemen Kebon Sirih, Jakarta Pusat itu menyerahkan 200 alat tes cepat kepada Departemen Bedah Onkologi, Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta pada Kamis (2/4) petang.

Sekretaris DPD PDI Perjuangan DKI Gembong Warsono mengatakan, bantuan ini diserahkan kepada perwakilan Departemen Bedah Onkologi RSCM, dr. Fezah Konseha di Kantor DPD PDI Perjuangan DKI, Jalan Tebet Raya, Jakarta Selatan dengan harapan bantuan yang diserahkan ini dapat meringankan kerja petugas kesehatan dalam melayani pasien COVID-19.

"Semoga bantuan ini dapat bermanfaat untuk rekan-rekan paramedis baik itu dokter, perawat, dan semua pihak," kata Gembong saat dihubungi.

Baca juga: Jakarta Pusat terima sekitar 3.000 alat "rapid test" COVID-19

Gembong mengatakan, tenaga medis perlu didukung sejumlah alat kesehatan karena mereka berada di barisan paling depan menangani wabah Corona. Guna memberi kepastian bahwa mereka tidak tertular Virus Corona, alat tersebut dapat dimanfaatkan untuk mengecek kesehatannya.

"Kami juga memberikan masker dan hand sanitizer kepada rumah sakit maupun masyarakat. Kami menyadari, penanggulangan wabah COVID-19 bukan hanya tugas pemerintah, tapi tugas kita bersama," ujar Gembong yang juga merupakan Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta ini.

Ketua DPC PDI Perjuangan Jakarta Selatan, Yuke Yurike menambahkan pihaknya juga telah melakukan berbagai kegiatan seperti memberikan brosur, hand sanitizer hingga melakukan penyemprotan disinfektan ke kampung-kampung padat penduduk di wilayah setempat. Brosur mengenai pencegahan dan penanggulangan COVID-19 ini, telah disebarkan partainya sejak pekan lalu.

Baca juga: Katadata: Jakarta paling baik hadapi pandemi COVID-19

"Brosur ini diharapkan dapat mengedukasi masyarakat mengenai bahaya COVID-19, sehingga mereka bisa mengantisipasi penyebarannya. Dan tentunya yang kami harapkan, jumlah kasusnya juga menurun," kata Yuke.

Menurut dia, diperlukan sikap gotong royong antara pemerintah dengan masyarakat dalam memberantas penyebaran COVID-19.

Dia meminta kepada masyarakat untuk mengikuti imbauan pemerintah pusat dan daerah mengenai pola jaga jarak (physical distancing) antar pribadi demi menekan potensi penyebaran COVID-19.

"Kami mengajak masyarakat berpikir positif bahwa COVID-19 bisa dilawan dengan menjaga imunitas dan disiplin terutama menjaga kesehatan, serta lingkungan rumah," ujar Yuke yang juga merupakan Bendahara Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta.

Pewarta: Ricky Prayoga
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Selama 14 hari pengajuan SIKM capai 347.772 permohonan

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar