Satu WNI di Oman positif COVID-19

Satu WNI di Oman positif COVID-19

Sejumlah wisatawan mancanegara berkunjung ke Mesjid Agung Sultan Qaboos di Muscat, Oman, Senin (4/11/2019). ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman/wsj.

Jakarta (ANTARA) - Kedutaan Besar Republik Indonesia di Muscat, Oman menyebut satu orang WNI dinyatakan positif terjangkit COVID-19 di kota tersebut.

“Pada tanggal 1 April 2020, Kementerian Luar Negeri Oman telah mengonfirmasi seorang WNI yang dinyatakan positif terjangkit COVID-19 di Muscat,” kata KBRI Muscat melalui surat edaran yang diunggah di akun Instagram @kbri.muscat dari Jakarta, Jumat.

Pihak KBRI mengatakan kondisi pasien tersebut dalam kondisi stabil dan terus melakukan pemantauan terhadap kondisi pasien yang bersangkutan selama dalam masa perawatan.

Hingga Kamis (2/4), Kementerian Kesehatan Oman melaporkan ada 231 kasus COVID-19 di negara tersebut, sebanyak 57 pasien dinyatakan telah sembuh, satu pasien meninggal dunia, dan 173 pasien lainnya berada dalam perawatan.

Pemerintah Oman telah menerapkan sejumlah kebijakan tambahan untuk mencegah penyebaran COVID-19 yang lebih luas, mengingat penyebaran yang telah mencapai tahap transmisi lokal.

Kebijakan tersebut di antaranya termasuk menghentikan penerbangan domestik dan internasional dari dan ke Oman mulai 29 Maret, memberlakukan pembatasan mobilitas antarprovinsi, memberlakukan isolasi dan penutupan akses jalan di sejumlah wilayah di Muscat yakni Muttrah, Ruwi, Al-Hamriyah, Wadi Al Kabeer dan Darsait, serta menerapkan kebijakan bekerja dari rumah bagi seluruh pegawai Pemerintah Oman mulai 1 April.

Sehubungan dengan perkembangan kebijakan setempat, KBRI Muscat pun mengeluarkan sejumlah imbauan bagi para WNI di Oman.

Semua warga negara Indonesia diminta tetap tinggal di rumah dan tidak bepergian ke luar kecuali untuk kepentingan mendesak, dan selalu membawa kartu penduduk (Resident Card) dan kartu identitas (ID Card) tempat bekerja saat terpaksa bepergian untuk alasan penting.

Selain itu, para WNI juga diminta untuk menjaga jarak dengan orang lain di luar rumah antara satu hingga dua meter, menghindari kerumunan dan tempat keramaian, membatalkan kegiatan yang melibatkan perkumpulan massa, dan selalu mematuhi kebijakan Pemerintah Oman.

“Jika Anda memiliki gejala umum COVID-19 seperti demam, lemas, batuk, dan sesak nafas atau gejala minor seperti sakit tenggorokan, pilek hidung tersumbat, sakit badan, sakit kepala dan diare, dapat menghubungi hotline Kemenkes Oman pada nomor 24441999 atau 92199389,” demikian KBRI Muscat.

Adapun apabila ada hal-hal yang perlu diketahui/dilaporkan dapat menghubungi nomor hotline KBRI Muscat +96896000210, KBRI menambahkan. 

Baca juga: WHO: Peluang membendung virus corona di Timur Tengah pudar 

Baca juga: WNI "overstayer" diimbau manfaatkan kebijakan amnesti otoritas Kuwait

Baca juga: Kasus COVID-19 WNI di luar negeri mencapai 204 orang



 

Riau mulai berlakukan status tanggap darurat COVID-19

 

Pewarta: Aria Cindyara
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar