SMKN1 Kandangan produksi masker kain gratis cegah wabah corona

SMKN1 Kandangan produksi masker kain gratis cegah wabah corona

Siswa SMKN 1 Kandangan sedang memproduksi masker kain. (ANTARA/Fathurrahman)

Kami sudah melakukan pembuatan masker dari hari Rabu (1/4) kemarin dan sampai Jumat (3/4) telah selesai 200 masker
Banjarmasin (ANTARA) - Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Kandangan, Kalsel, memproduksi masker kain yang nantinya akan dibagikan secara gratis kepada masyarakat untuk mencegah penularan virus corona.

​​​​​Mereka terutama dari siswa kelas X jurusan tata busana.

Pengajar SMKN 1 Kandangan Dwiyanti, di Kandangan, Sabtu, mengatakan untuk pengadaan bahan yang digunakan merupakan sumbangan dari para guru dan dikerjakan secara sukarela para siswa, sebagai bentuk kepedulian bersama dalam mendukung upaya pencegahan penularan virus corona (COVID-19).

Baca juga: Turki produksi 1 juta masker pelindung setiap pekan di tengah pandemi

"Kami sudah melakukan pembuatan masker dari hari Rabu (1/4) kemarin dan sampai Jumat (3/4) telah selesai 200 masker, dan akan dibagikan secara gratis kepada masyarakat," katanya.

Dijelaskan dia, para siswa membuat dua jenis masker kain, pertama yang diperuntukkan bagi pekerja atau pelayan publik berupa masker protection, disebut begitu karena kualitas masker dibuat lebih bagus dengan adanya filter atau lapisan.

Masker kain protection ini ditujukan bagi mereka sering berinteraksi dengan masyarakat, seperti di Polres, rumah sakit dan lainnya, yang sudah selesai berjumlah 100 lembar, sementara masker biasa akan dibagikan kepada masyarakat umum.

Baca juga: Pemerintah telah distribusikan puluhan ribu APD dan masker ke daerah

Pembagian untuk masyarakat umum yang berjumlah 100 lembar, akan diprioritaskan bagi mereka yang benar-benar membutuhkan, termasuk untuk warga yang ada di sekitar lingkungan sekolah dan di pasar-pasar rakyat.

"Masker kain yang dibuat dari bahan Katun yang bagus dan aman, dikerjakan dengan rapi dan sesuai standar medis, harapan kami berfungsi maksimal ketika dipakai dalam pencegahan penularan virus yang telah mewabah it," ujarnya.

Menurut dia, tidak ada target jumlah masker gratis yang dibuat, kalau ada dana dibuat lagi karena sifatnya swadaya dan memang butuh waktu, kerapian dan ketelitian dalam proses pembuatannya oleh anak-anak didiknya.

SMKN 1 Kandangan diketahui baru dibuka sejak Juli 2019 lalu, begitupun untuk jurusan tata busana, namun hasil kreatifas anak-anak didik di sekolah yang baru duduk di kelas X tersebut tidak kalah bagusnya dengan produk serupa yang ada di pasaran.

Baca juga: Anies serukan penggunaan masker untuk cegah COVID-19
 

Pewarta: Gunawan Wibisono/Fathurrahman
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Wagub NTB akan tutup tempat usaha bila tidak patuh protokol COVID-19

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar