Lansia diperbolehkan kembali ke keluarganya selama COVID-19

Lansia diperbolehkan kembali ke keluarganya selama COVID-19

Aktivitas lansia di UPTD Rumah Singgah Geunaseh Sayang (RSGS) Dinas Sosial Aceh. (ANTARA/HO)

lansia tiga kali lebih rentan terpapar virus
Banda Aceh (ANTARA) - UPTD Rumoh Seujahtera Geunaseh Sayang (RSGS) Dinas Sosial Aceh memperbolehkan para lanjut usia (lansia) yang berdomisili di Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar untuk kembali ke keluarganya, selama merebaknya pandemi COVID-19.

"Kami mengakomodasikan keinginan beberapa lansia yang berdomisili di Banda Aceh dan Aceh Besar untuk bisa dekat dengan keluarganya, sementara dipulangkan," kata Kepala UPTD RSGS Intan Melya, di Banda Aceh, Senin.

Ia menyebutkan sebanyak 10 lansia yang kembali ke rumahnya, dan akan kembali ke panti setelah imbauan pemerintah yang mewajibkan masyarakat untuk lebih banyak beraktivitas di rumah akibat pandemi COVID-19 itu berakhir.

"Kami mengizinkan pulang dengan memberi batas waktu untuk kembali, beserta memberikan bantuan kebutuhan dasarnya selama satu bulan," katanya.

Ia mengatakan kini RSGS menampung sebanyak 60 orang lansia, termasuk yang telah kembali ke keluarganya sementara waktu. Pihaknya terus memperketat pengawasan dan mengedukasi lansia dalam menghadapi pandemi COVID-19.

Mereka telah melakukan sosialisasi
kepada lansia dan semua orang di sekitar lansia agar mengetahui tentang COVID-19, dengan mendatangkan konsultan medis spesialis penyakit paru-paru.

"Agar membuka wawasan lansia bahwa lansia tiga kali lebih rentan terpapar virus, yang diakibatkan oleh kerentanannya dan penyakit penyertanya," katanya.

Baca juga: Pemprov Aceh cabut pemberlakuan jam malam

Kemudian, RSGS juga menutup akses lansia untuk keluar masuk panti supaya aktivitasnya dapat selalu termonitor, dan memantau semua rekam medis lansia di dalam panti, juga membekali lansia dengan alat pelindung diri yang sederhana.

"Hanya ke rumah sakit bila dalam kondisi sangat darurat medis dengan melengkapi lansia kebutuhan obat dan tenaga medis yg siap melayani lansia," katanya.

Petugas juga selalu menjaga kebutuhan lansia agar tetap terpenuhi dan sesuai nilai gizi, walaupun dalam kondisi mewabahnya COVID-19.

Kata dia, lansia juga rutin dibekali langkah pencegahan COVID-19 dengan melakukan senam pagi, menjaga kesehatan, pernafasan, serta memberikan minuman rempah-rempah yang dipercaya dapat melegakan pernafasan seperti jahe, sereh, lemon dan madu.

"Kita juga menyaring akses pegawai yang masuk panti dengan mengikuti SOP pencegahan COVID-19, dengan menyiapkan tempat cuci tangan di pintu masuk, memakai masker bila bertemu dengan lansia dan menjaga jarak dengan lansia," katanya.

Baca juga: Pasien sembuh COVID-19 pesan warga patuhi seruan pemeritah

Pewarta: Khalis Surry
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Menikmati segarnya kelapa jelly

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar