Warga Jakarta diminta waspada karena tinggi muka air naik

Warga Jakarta diminta waspada karena tinggi muka air naik

Ilustrasi - Petugas Dinas Kebersihan DKI Jakarta dengan menggunakan alat berat membersihkan sampah di pintu air Manggarai, Jakarta. ANTARA FOTO/Reno Esnir/pras/pri.

Sekarang sudah turun, memang tadi pukul 17.00 WIB sempat naik
Jakarta (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta meminta warga Jakarta di daerah bantaran sungai serta beberapa kawasan Jakarta Barat untuk waspada karena tinggi muka air di Pintu Air Karet dan Pintu Air Manggarai mengalami kenaikan akibat hujan deras Jakarta sejak Senin siang.

"Pintu Air Karet (Waspada/Siaga 3), pukul 16.00 WIB tinggi muka air (TMA) 450 sentimeter, mendung (normal/siaga 4). Pukul 17.00 WIB, TMA 510 sentimeter, gerimis (waspada/siaga 3)," ujar pemberitahuan BPBD DKI lewat akun Twitter @BPBDJakarta pada pukul 18.00 WIB.
 
Beberapa daerah di kawasan Jakarta Barat yang diminta untuk waspada adalah kawasan Grogol, Petamburan, Tomang, Jati Pulo, Kalianyar, Kota Bambu Selatan, dan Kota Bambu Utara, serta satu kawasan di Jakarta Pusat yaitu Karet Tengsin.

Baca juga: Pintu Air Manggarai berstatus waspada Senin dini hari, kata BPBD

Langkah-langkah antisipasi yang telah dilakukan BPBD DKI mengantisipasi kenaikan air itu adalah mengingatkan para lurah agar memberitahu para warganya yang tinggal di bantaran sungai untuk bersiaga menghadapi kenaikan muka air.

Dalam cuitannya juga, BPBD DKI mengatakan telah melakukan koordinasi dengan camat dan lurah di kawasan yang bersangkutan melalui Grup Pesan Singkat Kebencanaan bersama BPBD DKI.

Terkait kenaikan muka air di Pintu Air Manggarai hingga pukul 16.24 WIB status telah berubah menjadi waspada atau siaga tiga dengan ketinggian muka air sebesar 790 cm dari yang sebelumnya berada di level normal dengan TMA 670 cm pada pukul 15.00 WIB.

Meski demikian dalam laporan yang tercantum di situs resmi Dinas Sumber Daya Air Jakarta yaitu poskobanjir.sda.jakarta.go.id pada pukul 18.00 WIB ketinggian air mulai berangsur surut dan kembali menjadi normal dengan ketinggian air 745 cm.

Baca juga: Tergenang air, polisi alihkan motor ke jalur cepat kolong Tol Semanggi
Baca juga: Tinggi muka air Bendung Katulampa sempat naik jadi 60 cm


Hal tersebut turut dibenarkan oleh Petugas UPK Pintu Air Manggarai Rohman.

"Sekarang sudah turun, memang tadi pukul 17.00 WIB sempat naik. Tapi pukul 18.00 WIB kembali normal," kata Rohman.

Pewarta: Livia Kristianti
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Luapan Sungai Ciliwung rendam 17 wilayah RW

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar